China Tahan 10 Orang karena Sebarkan Rumor soal Flu Burung

Rabu, 10 April 2013 | 17:37 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Direktur Komisi Nasional Kesehatan dan Keluarga Berencana, Liang Wanni, dalam sebuah konferensi pers mengenai virus H7N9, 8 April 2013
Direktur Komisi Nasional Kesehatan dan Keluarga Berencana, Liang Wanni, dalam sebuah konferensi pers mengenai virus H7N9, 8 April 2013 (AFP/Wang Zhao)

Shanghai, China – Kepolisian China menahan sekitar 10 orang karena menyebarkan rumor mengenai flu burung H7N9.

Kantor berita Xinhua mengatakan mereka ditahan di enam provinsi - Shaanxi, Guizhou, Jiangsu, Zhejiang, Anhui dan Fujian - sebagian besar karena menyebarkan informasi palsu secara daring (online) di daerah masing-masing.
Seorang di Anhui ditahan selama tujuh hari karena menyebarkan informasi palsu mengenai penyebaran infeksi di mikroblog China.

Biro Keamanan Publik Xi'an di Shaanxi juga mengatakan mereka tengah menyelidiki sebuah tulisan daring mengenai flu burung.

Para pengguna internet di China mempertanyakan kenapa pemerintahnya begitu lambat dalam mengumumkan kasus flu burung yang telah menelan 9 korban dari 31 kasus.

Pemerintah China mengatakan bahwa mereka membutuhkan waktu untuk mengidentifikasi virus tersebut.

Partai Komunis China berusaha menjaga kestabilan sosial dengan cara memberangus rumor-rumor liar mengenai penyebaran flu burung.

Ilmuwan di seluruh dunia memuji penanganan China terhadap virus H7N9 ini, meskipun sebelumnya Pemerintah China diketahui berusaha menutup-nutupi skandal.

Ketika virus SARS merebak di China tahun 2002, pemerintah berusaha menutup-nutupinya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon