Satgasnya Dipukuli Tentara, PDIP Surati Panglima TNI
Senin, 22 April 2013 | 18:32 WIB
Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi telah melayangkan surat protes ke Panglima TNI. Surat tersebut berkaitan dengan penyerangan oknum TNI ke kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (20/4) malam.
"Kemarin, Minggu 21 April 2013, secara resmi kami menyampaikan surat ke panglima TNI. Kita menyampaikan protes, dan surat ini ditandatangani langsung oleh Ibu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan saya sendiri sebagai Sekretaris Jenderal PDIP," kata Tjahjo Kumolo di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Senin (22/4).
Dia menambahkan, surat protes juga ditembuskan ke Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). "Kita tembuskan juga ke Kasad dan Pangdam. Markas partai merupakan lambang partai, kita punya kehormatan, harga diri yang kejadian awalnya tidak ada sangkut paut dengan partai. Kenapa ini sampai ada gerombolan yang tidak bertanggung jawab, mengacak-acak dan memukuli satgas kami, kami ingin ini diproses dengan baik," tegasnya.
Dia menuturkan, meskipun komandan batalion sudah menyampaikan permintaan maaf, PDIP ingin pelaku penyerangan mendapatkan sanksi. "Demi tegaknya disiplin, demi wibawa TNI sendiri, supaya kejadian ini tidak terulang lagi, di kelompok-kelompok partai yang lain atau masyarakat. Sehingga kami meminta itu harus diproses sesuai dengan aturan yang berlaku di TNI," tuturnya.
Dia meminta pengusutan kasus berlangsung terbuka. "Harus transparan dan kami meminta jawaban resmi dari Panglima TNI maupun Kasad terkait surat resmi yang dikirim kemarin," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




