"Jakarta International Performing Art" Bakal Digelar Akhir Pekan Ini

Rabu, 25 September 2013 | 11:47 WIB
DP
B
Penulis: Deti Mega Purnamasari | Editor: B1
Ilustrasi Jakarta International Performing Art
Ilustrasi Jakarta International Performing Art (Istimewa)

Jakarta - Ajang budaya Jakarta International Performing Art (Jakipa) 2013 akan segera diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta, pada 28-29 September 2013 mendatang.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi mengatakan, penyelenggaraan ajang yang melibatkan 350 seniman itu bertujuan untuk mengajak masyarakat mengapresiasi seni tari, seni musik, dan seni tradisi yang berada di negara-negara lain dan daerah di nusantara.

"Kita hanya ingin mengajak masyarakat untuk mengapresiasi seni tari, seni musik, seni tradisi yang nanti ada pembandingnya. Seperti dari Belarusia, Jerman, Amerika, dan DKI sendiri seperti apa, sehingga ada pembanding," kata Jokowi saat konferensi pers, Jakipa di Balai Kota, Rabu (25/9).

Jokowi menyebutkan, hal tersebutlah yang diharapkan agar masyarakat bisa mengapresiasi seni dan budaya yang ada. Terlebih negara-negara seperti Belarusia, Jerman, Vietnam, dan Amerika menjadi beberapa peserta yang akan tampil. Sementara daerah-daerah dari Indonesia lainnya yang turut serta selain DKI sendiri ada seperti Ponorogo, Lampung, Palembang, Bali, Yogyakarta, dan beberapa daerah lainnya.

"Ini gratis dan pertama kalinya dilakukan. Selanjutnya akan dilakukan terus secara rutin setiap tahun. Ini sebagai ajang untuk menggerakkan pariwisata di sisi seni dan budaya," katanya

Jokowi menuturkan, tujuan lain dari penyelenggaraan acara ini adalah untuk mengisi ruang publik yang diisi dengan kegiatan-kegiatan yang dilihat dan diapresiasi masyarakat serta sebagai penghargaan terhadap seni budaya.

Beberapa kesenian yang akan ditampilkan dalam

Jakipa tersebut diantaranya adalah cirque art (Jerman), circus art (Belarusia), jazz music art (Amerika Serikat), dan rope dance art (Vietnam). Sementara dari Indonesia akan ditampilkan "Sandiwara Miss Tjitjih", keroncong tugu, gambang kromong, flashmob Caesar, band etnik musik, akapela, wayang, walk act, musik kolintang, tari jaipong, reog ponorogo, dan beberapa kesenian lainnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon