Sadar Pengguna SMS Makin Sedikit, SMS Guard Incar Niche Market

Sabtu, 28 September 2013 | 23:28 WIB
SA
B
Penulis: Shesar Andriawan | Editor: B1
Sujoko (R&D Manager SMS Guard) dan Agung Setia Bakti (Head of IT Business Division ICK Company) mempresentasikan aplikasi SMS Guard
Sujoko (R&D Manager SMS Guard) dan Agung Setia Bakti (Head of IT Business Division ICK Company) mempresentasikan aplikasi SMS Guard (Beritasatu.com/Shesar Andriawan/Shesar Andriawan)

Jakarta - ICK Company, pengembang SMS Guard, aplikasi privasi pesanan, sadar bahwa pengguna aktif SMS kalah jauh dibanding pesan instan semacam BBM, WhatsApp, dan Line. Untuk itu SMS Guard ditujukan untuk niche market yang segmen pasarnya terbatas.

"Pengguna aktif SMS memang kalah jauh dari instant messenger. Tapi SMS tetap dipakai karena untuk keperluan penting dan fungsional, sementara instant messenger buat hal-hal yang kurang penting," jelas Agung Setia Bakti, Head of IT Business Division ICK Company usai peluncuran SMS Guard di Senayan, Jumat (27/9).

Ia menambahkan, budaya SMS dilihat Agung masih tinggi di masyarakat Indonesia di tengah serbuan aplikasi pesan instan. Namun fakta lain berbicara. Berdasarkan hasil riset Indonesia Smartphone Consumer Insight 2013 yang dikeluarkan Nielsen pada Juli 2013, rerata masyarakat Indonesia menghabiskan 3 jam 5 menit di ponsel pintarnya. Mengobrol lewat aplikasi pesan instan mendominasi dengan 90 persen. Artinya, sekitar 2 jam 46 menit digunakan masyarakat Indonesia untuk saling berbalas pesan.

Diakui Agung, target pasar SMS Guard memang terbatas untuk mereka yang membutuhkan privasi. Antara lain seperti pebisnis dan bos perusahaan besar.

"Dari total jumlah pemegang smartphone, ya paling kami cuma bisa dapat lima persennya," terangnya.

Setahun ke depan, pihaknya menargetkan kurang lebih 10.000 pelanggan. Selain aplikasi SMS, ICK Company juga berencana mengembangkan aplikasi surel (surat elektronik) terenskripsi.

"Paling cepat tahun depan (mengembangkan aplikasi surel terenkripsi)," beber Agung.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon