Pekan Depan, Polisi Evaluasi Penutupan Pintu Tol

Jumat, 20 Desember 2013 | 17:34 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Petugas melakukan uji coba penutupan pintu masuk tol Semanggi 1 di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Senin, 16 Desember 2013.
Petugas melakukan uji coba penutupan pintu masuk tol Semanggi 1 di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Senin, 16 Desember 2013. (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Uji coba penutupan Pintu Tol Dalam Kota memasuki hari terakhir. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, bakal melakukan evaluasi menyeluruh terkait sistem rekayasa arus lalu lintas itu, pekan depan.

"Untuk uji coba penutupan jalan tol, memasuki hari kelima. Nanti Senin (23/12), kita evaluasi menyeluruh untuk mendapatkan hasilnya," ujar Juru Bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat (20/12).

Dikatakan Rikwanto, sejauh ini pelaksanaan penutupan di Pintu Keluar Tol Pancoran, Tegal Parang, dan Rumah Sakit Dharmais dinilai cukup efektif.

"Cukup efektif, tidak ada sumbatan di pintu keluar dan arteri cukup lancar. Ini akan dikaji lagi, dilanjutkan, atau ditambah," ungkapnya.

Kendati begitu, sambungnya, terdapat kendala dalam penerapan uji coba di Pintu Masuk Tol Semanggi I. Sejatinya, penutupan dimulai pukul 16.00 hingga 20.00. Namun, baru berjalan sekitar satu jam Pintu Tol Semanggi II tak bisa menampung derasnya arus kendaraan yang akan masuk tol.

"Tol Semanggi I jadinya buka-tutup, buka-tutup, selang satu jam. Itu cukup membantu juga ditambah para petugas Jasa Marga menjemput karcis masuk," bilangnya.

Menyoal mekanisme pembayaran tarif dan pemberian karcis, Rikwanto menyampaikan, pihak kepolisian menyerahkannya kepada PT Jasa Marga. Namun, diharapkan sistem pembayaran sebaiknya dilakukan di pintu keluar agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

"Ada beberapa hal bisa dijadikan solusi apakah bayarnya itu mau masuk atau bayarnya pas mau keluar. Kalau masuk sebaiknya dijemput petugas. Dari pihak Jasa Marga sudah biasa melakukan hal demikian. Itu masalah teknis internal mereka," tutur Rikwanto.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon