Rexy dan Ricky Kritik Penampilan Pemain Tunggal

Jumat, 10 Januari 2014 | 13:39 WIB
HP
WP
Penulis: Haikal Pasya | Editor: WBP
Pengurus PBSI, Rexy Mainaky.
Pengurus PBSI, Rexy Mainaky. (Shesar Andriawan/Beritasatu.com)

Seoul - Indonesia menempatkan satu wakil di babak perempat final Korea Open Super Series 2014 lewat pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari.

Pada pertandingan yang berlangsung di Seoul, 7-12 Januari ini, tim Merah-Putih memang tak datang dengan kekuatan penuh.

Sebagian besar pemain-pemain andalan seperti Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, tengah mempersiapkan diri ke ajang Malaysia Open Super Series Premier 2014 di Kuala Lumpur pada 14-19 Januari.

"Memang sangat tidak diinginkan banyak pemain yang sudah rontok di awal. Tetapi yang turun lebih banyak pemain lapisan kedua," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rexy Mainaky, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/1)

Di nomor ganda putra, pasangan Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan tampil cukup baik di babak kedua saat melawan Liu Xiaolong/Qiu Zihan (China). Ricky/Berry yang non unggulan mampu menyulitkan lawan yang merupakan unggulan ketiga sekaligus Juara All England 2013.

Rexi mengatakan, meski ganda putra gagal, tetapi sudah memberikan perlawanan yang menyulitkan lawan yang lebih berpengalaman dan bahkan juara All England 2013. "Cuma tunggal putri yang disayangkan, kekalahannya sangat telak," imbuh Rexy.

Dua wakil tunggal putri Indonesia gagal melewati rintangan pertama di Korea Open Super Series 2014. Aprilia Yuswandari dikalahkan Sayaka Takahashi (Jepang), 12-21, 11-21. Senasib dengan Aprilia, langkah Hera Desi Ana Rachmawati juga terhenti di babak pertama setelah ditaklukkan Yao Xue (China), 17-21, 11-21.

Sementara itu, Ricky Soebagdja yang kini menjabat sebagai Kasubid Pelatnas, juga angkat bicara soal kiprah para pebulutangkis Merah-Putih di turnamen yang menawarkan hadiah sebesar US$ 600.000 ini.

"Di antara semua yang kalah, saya kecewa dengan penampilan Simon dan Hayom. Mereka kalah dengan angka yang cukup jauh," ucap Ricky.

Sektor tunggal putra gagal juga mengirimkan wakil ke perempat final. Simon Santoso harus terhenti di babak pertama setelah ditundukkan Chen Long, unggulan kedua asal China, 11-21, 12-21. Begitu juga Tommy Sugiarto, unggulan ketiga yang jadi andalan di nomor ini. Tommy dikalahkan pemain muda China, Tian Houwei, dengan skor 12-21, 17-21.

Sedangkan Dionysius Hayom Rumbaka takluk di tangan Boonsak Ponsana (Thailand), pada babak kedua dengan skor 13-21, 15-21.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon