Ratusan Reptil Mati Kering di Johannesburg
Sabtu, 1 Februari 2014 | 01:46 WIB
Johannesburg - Sekitar 400 ekor hewan ampibi dan reptil yang terancam punah ditemukan mati karena dehiderasi dalam sebuah paket pengiriman yang diduga menyalahi prosedur. Hewan-hewan tersebut ditemukan mati kering dalam dua peti kayu di Bandara Internasional Tambo di Afrika Selatan, Jumat (31/1).
Penyidik menyatakan hewan tersebut dikirim dari Madagascar tanpa minum dan makanan selama lima hari. Rencananya hewan-hewan itu akan menjadi koleksi kebun binatang di Johannesburg. Beberapa dari hewan tersebut merupakan fauna langka seperti 30 jenis katak, bunglon, dan kadal.
Seorang doker hewan setempat menyatakan 1.200 hewan lainnya yang selamat segera dilepaskan di habitatnya masing-masing yang telah disiapkan di Johannesburg Zoo. Sebagian besar hewan yang dikirimkan tersebut masuk dalam spesies yang dlindungi oleh Konvensi Internasional tentang Penjualan Hewan yang terancam punah. Dalam salah satu pasalnya, penjualan spesies dimaksud diperbolehkan namun harus dengan izin khusus.
Madagaskar merupakan pulau keempat terbesar yang memiliki keragaman flora dan fauna kaya dunia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




