Ratusan Reptil Mati Kering di Johannesburg

Sabtu, 1 Februari 2014 | 01:46 WIB
AF
B
Penulis: Andres Fatubun | Editor: B1
Ratusan reptil ditemukan mati di Afsel.
Ratusan reptil ditemukan mati di Afsel. (BBC/Miona Janeke/Miona Janeke)

Johannesburg - Sekitar 400 ekor hewan ampibi dan reptil yang terancam punah ditemukan mati karena dehiderasi dalam sebuah paket pengiriman yang diduga menyalahi prosedur. Hewan-hewan tersebut ditemukan mati kering dalam dua peti kayu di Bandara Internasional Tambo di Afrika Selatan, Jumat (31/1).

Penyidik menyatakan hewan tersebut dikirim dari Madagascar tanpa minum dan makanan selama lima hari. Rencananya hewan-hewan itu akan menjadi koleksi kebun binatang di Johannesburg. Beberapa dari hewan tersebut merupakan fauna langka seperti 30 jenis katak, bunglon, dan kadal.

Seorang doker hewan setempat menyatakan 1.200 hewan lainnya yang selamat segera dilepaskan di habitatnya masing-masing yang telah disiapkan di Johannesburg Zoo. Sebagian besar hewan yang dikirimkan tersebut masuk dalam spesies yang dlindungi oleh Konvensi Internasional tentang Penjualan Hewan yang terancam punah. Dalam salah satu pasalnya, penjualan spesies dimaksud diperbolehkan namun harus dengan izin khusus.

Madagaskar merupakan pulau keempat terbesar yang memiliki keragaman flora dan fauna kaya dunia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon