Sekelompok Orang Bersenjata Serbu Hotel di Crimea

Minggu, 16 Maret 2014 | 07:47 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Para pemrotes bertahan di depan gedung pemerintah di Simferopol. Ketegangan semakin memanas di wilayah Krimea sejak Presiden Ukraina diturunkan.
Para pemrotes bertahan di depan gedung pemerintah di Simferopol. Ketegangan semakin memanas di wilayah Krimea sejak Presiden Ukraina diturunkan. (AFP PHOTO)

Simfeopol, Ukraina - Sejumlah pria bersenjata menyerbu satu hotel di Simferopol ibu kota wilayah Crimea pada Sabtu (15/3) waktu setempat menjelang referendum yang tegang di semenanjung Laut Hitam untuk meninggalkan Ukraina dan bergabung dengan Rusia.

Seorang kru AFPTV melihat sekitar 30 orang bersenjata di Hotel Moskow, sebagian besar dari mereka mengenakan balaclava dan memegang senapan serbu Kalashnikov.

Di hotel, tempat banyak wartawan yang meliput referendum tinggal, seorang pria bersenjata mengatakan kepada wartawan:"Kami sudah menghancurkan satu kamera, apakah Anda ingin kami hancurkan satu lagi?"

Orang bersenjata lainnya mengancam seorang fotografer dengan popor senapan dan orang ketiga mengarahkan senjata pada wartawan yang mencoba untuk naik tangga.

Orang-orang bersenjata -banyak bercelana jin dan jaket kulit- tampaknya anggota milisi pertahanan diri yang sekarang mengendalikan Crimea bersama pasukan Rusia.

Operasi keamanan berlangsung sekitar satu jam dan para pejabat di tempat kejadian memberikan laporan yang saling bertentangan mengenai alasan orang-orang bersenjata berada di sana.

"Itu adalah alarm palsu," kata Valeriy Kuznetsov, kepala pertahanan di DPRD Crimea.

"Kami sedang mencari sesuatu yang buruk, tetapi kami tidak menemukan apa-apa," katanya.

Tetapi Olga Kondrashova, juru bicara kepolisian, mengatakan hal itu adalah "pelatihan yang terencana".

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon