Keluarga Penumpang MH370 Asal Tiongkok Ancam Mogok Makan
Selasa, 18 Maret 2014 | 14:44 WIB
Beijing - Para kerabat dan keluarga penumpang Tiongkok yang putus asa mengancam akan melakukan aksi mogok makan sebagai aksi menuntut jawaban atas hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370
"Kini kami tidak mendapat berita apa-apa, dan semua orang khawatir. Para keluarga mengatakan mereka akan ke kedutaan (Malaysia) untuk menemukan duta besar," kata Wen Wancheng, yang anaknya berada dalam pesawat Malaysia Airlines yang hilang.
"Duta besar Malaysia harusnya hadir sendiri di sini. Tapi dia tidak," kata Wen, yang memberikan informasi kepada para reporter setelah pertemuan reguler antara para pejabat Malaysia Airlines dan keluarga penupang di sebuah hotel di Beijing.
"Para kerabat sangat kecewa. Jadi Anda mendengar mereka mengatakan 'mogok makan'," kata pria berusia 63 tahun yang berasal dari utara Provinsi Shandong.
Sebelumnya, duta besar Tiongkok untuk Malaysia berkata bahwa pihaknya yakin penumpang yang berasal dari Tiongkok tidak terlibat dalam aksi sabotase pesawat MH370.
Tiongkok telah mengesampingkan kemungkinan teroris atau aktivitas sabotase oleh 153 warganya yang berada di dalam Boeing 777-200ER.
Pesawat itu telah putus komunikasi dengan pengendali lalu-lintas udara di darat dan meghilang dari layar radar sipil pada dinihari 8 Maret lalu saat bertolak dari Kuala Lumpur menuju Beijing.
"Tiongkok melakukan investigasi dengan sangat teliti terhadap seluruh penumpang (Tiongkok), dan tidak menemukan bukti apapun terkait aktivitas sabotase," kata Huang dalam "press briefing" di Kuala Lumpur pada Selasa (18/3) pagi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




