Tentara Pro-Rusia Kuasai Pangkalan Laut Ukraina, Komandan AL Disandera
Kamis, 20 Maret 2014 | 02:40 WIB
Crimea – Tentara Pro-Rusia beserta sejumlah pria berpakaian sipil mengambil alih pangkalan Angkatan Laut (AL) Ukraina di Pelabuhan Sevastopol, Crimea, Ukraina.
Jurubicara AL Ukraina, Rabu (19/3) mengatakan, tidak ada aksi kekerasan dalam pengambilalihan itu.
Ia yakin, sejumlah pria yang ikut dalam pengambilalihan itu merupakan relawan warga Crimea yang mendukung transisi pemisahan Crimea dari Ukraina untuk bergabung dengan Rusia. Demikian dilaporkan Reuters.
Sejumlah tentara AL Ukraina keluar dari pangkalan itu dan terlihat sedih. Bahkan, ada seorang tentara yang menangis.
"Kami telah dibubarkan sementara," ujar seorang letnan AL Ukraina yang mengidentifikasi dirinya hanya sebagai Vlad kepada kantor berita AFP.
"Saya lahir dan dibesarkan di sini dan saya telah melayani selama 20 tahun," katanya sambil melihat dikibarkannya bendera Rusia di pangkalan itu tanpa ada satu tembakan pun terjadi untuk pertahanan. "Di mana aku akan pergi?" katanya lagi.
Sementara itu, dalam pengambilalihan pangkalan itu, komandan AL Ukraina Sergiy Gayduk ditahan. Gayduk baru saja diangkat menjadi Komandan AL Ukraina awal bulan lalu. Ia menggantikan pendahulunya yang beralih kesetiaan menjadi pro-Kremlin.
Seusai pengambilalihan, tiga bendera Rusia dikibarkan di pangkalan AL Ukraina itu.
Penjabat Presiden Ukraina pada Rabu (19/3) mengeluarkan ultimatum kepada para pemimpin separatis Crimea bahwa mereka diberi waktu tiga jam untuk melepaskan Gayduk atau akan menghadapi "respons yang serius."
Oleksandr Turchynov dalam sebuah pernyataan menjelaskan, seluruh sandera baik militer dan warga sipil dilepaskan, hanya Admiral Gayduk yang ditahan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




