Puan Ajak Warga NTT Menangkan PDI-P di Atas 20 Persen
Jumat, 28 Maret 2014 | 19:22 WIB
Kupang - Ketua Harian Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Puan Maharani mengajak warga Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memenangkan PDI-P pada pemilihan umum 9 April nanti. Warga NTT diminta untuk membawa PDI-P menang pemilu di atas 20 persen.
Dikatakan, jika PDI-P menang di atas 20 persen, masyarakat akan lebih sejahtera dan hidup makmur, karena Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi presiden.
"Menangkan PDI-P pada 9 April mendatang, maka calon presiden adalah Jokowi," kata Puan saat berorasi politik pada kampanye rapat umum PDI-P di Lapangan Sitarda Lasiana, Kupang, NTT, Jumat (28/8).
Puan mengatakan, NTT adalah salah satu daerah penentu kemenangan PDI-P pada 9 April nanti. Jika ingin kesejahteraan masyarakat NTT lebih baik dari saat ini maka harus bekerja keras untuk memenangkan PDI-P di atas 20 persen dan juga memenangkan Pilpres pada Juli mendatang.
Menurut Puan, tidak dimungkiri lagi akan ada segala macam cara yang dilakukan lawan politik untuk menjatuhkan dan mengalahkan PDI-P. "Karena itu, masyarakat harus mengawal dan menjaga suara PDI-P dari TPS sampai ke KPU," ujar Puan.
Dikatakan, PDI-P tidak mau dikalahkan dengan cara dicurangi. Jika PDI-P meraih suara tidak mencapai 20 persen pada 9 April mendatang maka sudah pasti bahwa ada kecurangan dari lawan politik dalam demokrasi.
Puan mengemukakan, NTT harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat. Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk mendukung dan memilih PDI-P serta memilih Jokowi menjadi presiden.
Jokowi, ujar Puan, merupakan sosok calon presiden yang paling disukai rakyat. Karena itu, kalau rakyat ingin Jokowi menjadi presiden, syarat utama adalah memenangkan PDI-P di atas 20 persen.
"Saya yakin pada Pemilu 2014 suara PDI-P lebih besar ketimbang 2009, karena rakyat sudah mengenal PDI-P. Hal itu sudah terbukti pada pemilihan gubernur NTT 2013," kata Puan.
Pada akhir pidato politiknya, Puan membacakan surat perintah harian yang ditulis tangan oleh Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri. Surat itu merupakan mandat yang diberikan kepada Jokowi untuk menjadi capres PDI-P.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




