Presiden SBY akan Resmikan 4 Bandara di Kaltim
Kamis, 28 Agustus 2014 | 17:09 WIB
Samarinda - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono direncanakan meresmikan empat bandar udara di Kalimantan Timur (Kaltim), yakni Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan dan tiga bandara di kawasan perbatasan.
"Jadwal peresmiannya belum bisa dipastikan karena masih tentatif, tetapi informasi sementara presiden akan datang ke Kaltim pada kisaran pertengahan September 2014," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim Zairin Zain di Samarinda, Kamis (28/8).
Tiga bandara di kawasan perbatasan itu adalah Bandara Long Bawan di Kabupaten Nunukan, Bandara Long Ampung di Kabupaten Malinau, Provinsi Kaltara, provinsi bari pemekaran dari Provinsi Kaltim.
Kemudian Bandara Datah Dawai di Kabupaten Mahulu, sebuah kabupaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Kutai Barat. Ketiga bandara tersebut terletak di kawasan perbatasan darat dengan Malaysia bagian timur.
Dana untuk menuntaskan pembangunan terminal baru Bandara Sepinggan Balikpapan senilai Rp 1,6 triliun oleh PT Angkasa Pura, sedangkan tiga bandara di kawasan perbatasan itu dari APBD Kaltim tahun jamak pada 2011-2013 yang totalnya Rp 400 miliar.
Menurut Zairin, keberadaan bandara di perbatasan dapat membantu masalah tranportasi bagi masyarakat kawasan perbatasan yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat yang juga lambat.
Ia mengatakan, ketersediaan infrastruktur di wilayah perbatasan yang baik akan menjadikan harga kebutuhan pokok lebih terjangkau. Selama ini tingginya harga komoditas di perbatasan terjadi lantaran sulitnya akses menuju ke kawasn tersebut.
Sementara, peningkatan kapasitas landasan pacu pada bandara dilakukan agar pesawat berbadan lebar jenis ATR 72 atau Hercules C 130 milik TNI bisa mendarat. Hal ini akan berdampak pada peningkatan intensitas penerbangan di kawasan perbatasan Kaltim.
Pelaksanaan pembangunan fisik untuk tiga bandara di perbatasan itu dilakukan kerja sama dengan TNI AD melalui Operasi Kartika Jaya sehingga pekerjaannya dapat lebih cepat tuntas.
"Landasan pacu bandara di kawasan perbatasan itu masih ada beberapa meter yang belum diaspal, tetapi diyakini dalam waktu dekat aspal untuk menambah panjang landasan pacu itu dapat tuntas," kata Zairin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




