PPP Picu Skorsing Rapat Konsultasi Pemilihan Pimpinan DPR
Rabu, 1 Oktober 2014 | 19:12 WIBJakarta - Rapat Pimpinan Sementara DPR RI dengan pimpinan fraksi di DPR RI, di Jakarta, hari ini, sedang diskors karena kisruh yang dimunculkan oleh Fraksi PPP. Pemicunya adalah adanya dua surat dengan isi berbeda soal komposisi pimpinan fraksi PPP yang mewakili partai itu dalam rapat konsultasi itu.
Surat pertama ditandantangi Plt.Ketua Umum PPP Emron Pangkappi, yang menunjuk Romahurmuzy atau akrab disapa Romy sebagai Ketua Fraksi. Sementara Sekretaris Fraksinya adalah Reni Marlenawati.
Sementara surat kedua ditandatangani oleh Ketua Umum PPP yang sudah dipecat, Suryadharma Alie. Sebagai Ketua Fraksi, ditunjuk Hazrul Azwar.
Untuk mengklarifikasinya, Emron Pangkappi pun datang ke Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (1/10) petang.
Kata Emron, yang sah adalah surat yang menunjuk Romy sebagai ketua fraksi, karena sudah diputuskan melalui mekanisme sah yang diatur AD/ART PPP. Yakni melalui rapat pimpinan harian PPP pada akhir September.
"Atas dasar itu, saya sebagai ketua umum mengklarifikasi surat itu, yang tujuannya memastikan yang resmi diajukan PPP adalah Romahurmuzy sebagai Ketua Fraksi. Karena tata cara pengambilan keputusan sudah sah melalui rapat pimpinan harian," tegas Emron.
Karena itu, dia juga mendesak pimpinan sementara DPR RI agar segera mencabut skors rapat konsultasi itu, dan menetapkan Romahurmuzy menjadi pemimpin perwakilan PPP di DPR.
"Ini rapat masih diskors karena belum diterima. Kita harap itu dicabut dan mengumumkan Romahurmuzy sebagai Ketua Fraksi PPP," kata Emron.
"Atas dasar itu nanti bisa dibicarakan di tingkat lanjutnya, yakni pimpinan dan alat kelengkapan. Karena yang berhak mengajujkan nama calon pimpinan adalah fraksi. Maka fraksi harus disahkan dulu."
Jika itu segera dilakukan, kata dia, maka rapat untuk menentukan pimpinan DPR RI bersama paket-paket calonnya bisa segera dilakukan.
"Tapi kalau tidak, ya biarkan kami tuntaskan dulu masalah internal kami ini. Ya setidaknya penundaan sekurang-kurangnya 24 jam," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




