Kabut Asap Paksa Jamaah Salat Ied Gunakan Masker
Sabtu, 4 Oktober 2014 | 19:18 WIB
Sampit - Kabut asap yang makin tebal membuat sebagian jemaah salat Idul Adha di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terpaksa mengenakan masker agar tidak menghirup asap.
"Kabut asapnya makin parah, terpaksa pakai masker. Tapi ini tentu tidak menghalangi kita untuk salat Ied karena ini kan sudah keharusan setiap tibanya hari raya," kata Iman, salah seorang jemaah di Sampit, Sabtu (4/10).
Warga Muhammadiyah di Sampit merayakan Idul Adha 1435 Hijriyah pada Sabtu (4/10). Jemaah memadati masjid atau tempat-tempat yang telah ditetapkan untuk pelaksanaan salat Ied.
Salat Ied dilaksanakan pukul 06:30 WIB, namun sejak pukul 06:00 WIB sudah banyak jemaah yang datang. Dua lokasi salat Ied di antaranya masjid di Kompleks Perguruan Muhammadiyah di Jalan Achmad Yani dan halaman belakang kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Sampit.
Seperti terlihat di halaman belakang kampus STKIP Sampit, ratusan jemaah sudah datang pagi-pagi meski kabut asap sangat tebal. Parkir kendaraan roda empat terlihat memadati Jalan Walter Condrar yang merupakan akses masuk ke lapangan tersebut.
Banyak warga yang mengenakan masker karena kabut asap hari ini sangat pekat sehingga dikhawatirkan mengganggu kesehatan. Kabut asap akibat kebakaran lahan ini juga membuat jarak pandang terbatas sehingga jemaah memilih menyalakan lampu mobil mereka agar ditabrak pengendara lain meski sedang diparkir di pinggir jalan.
"Kita sama-sama berdoa mudah-mudahan kebakaran lahan dan asap segera berhenti sehingga masyarakat tidak lagi terganggu. Kasihan sudah banyak yang sakit karena terhirup asap bercampur debu," kata Maria, warga lainnya.
Tahun ini perayaan Idul Adha bagi warga Muhammadiyah berbeda dengan penetapan oleh pemerintah. Warga Muhammadiyah merayakan Idul Adha pada hari ini (4/10), sedangkan pemerintah menetapkan Idul Adha jatuh pada Minggu (5/10).
Kementerian Agama meminta masyarakat untuk saling menghargai dan menghormati serta tidak menjadikan perbedaan ini sebagai sebuah masalah. Umat Islam diingatkan untuk tetap khusyuk meningkatkan ibadah dan mempererat tali persaudaraan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




