Dipanggil Jokowi, As'ad Said Ali Hanya Ditanya soal Toleransi
Jumat, 24 Oktober 2014 | 16:32 WIB
Jakarta - Sekitar pukul 15.30 WIB, mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), As'ad Said Ali, menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara. Sekitar 30 menit, As'ad kemudian meninggalkan kompleks Kepresidenan.
"Bagaimana membangun toleransi, Depag ikut, Depdagri ikut, pendidikan, saya bilang gitu," kata As'ad di kompleks Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10).
As'ad Said yang juga salah satu pimpinan di jajaran Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) ini disebut-sebut sebagai calon kepala BIN.
Dia mengungkapkan, dirinya ditemui sendiri oleh presiden. Namun, saat ditanya apakah pertemuan itu soal kabinet, As'ad tak membenarkan. Ia juga mengatakan tidak ada tawaran jabatan.
"Enggak, enggak ngomong itu," kata As'ad lagi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




