Mayasari Seruduk Metromini di "Flyover" Kelapa Gading, Sopir dan Kernet Kabur

Rabu, 29 Oktober 2014 | 11:43 WIB
CF
WP
Penulis: Carlos Roy Fajarta | Editor: WBP
Bus Mayasari Bhakti yang remnya blong dan menubruk Metromini langsung membuang setir hingga terhenti karena tersangkut di pembatas jalan di samping fly over Kelapa Gading, Rabu (29/10).
Bus Mayasari Bhakti yang remnya blong dan menubruk Metromini langsung membuang setir hingga terhenti karena tersangkut di pembatas jalan di samping fly over Kelapa Gading, Rabu (29/10). (Suara Pembaruan/Carlos Roy Barus)

Jakarta - Sebuah bus Mayasari Bakti 42 jurusan Tanjung Priok-Cileungsi B-7155-ZX diduga mengalami rem blong di jalan layang Yos Sudarso (flyover) Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Rabu (29/10) pukul 8.45 WIB. Akibatnya bus menabrak Metromini 07 jurusan Senen-Semper B-7010-DC yang sarat penumpang. Sementara sopir dan kernet Mayasari kabur.

Edi Susanto (28) salah satu penumpang Mayasari mengatakan, bus yang ia tumpangi melaju dengan kecepatan tinggi sampai 100 km/jam di lajur kanan. Kemudian saat di turunan flyover bus berusaha menghindari mobil Kijang yang berjalan lambat. Sopir berusaha membanting setir ke kiri, namun justru menabrak Metromini yang berada di sebelahnya, sampai terbalik.

"Usai menabrak Metromini, bus kemudian membanting setir kembali ke arah kanan untuk menurunkan kecepatan dan menerabas separator jalan dan baru berhenti di tengah separator jalur bus Transjakarta," ujar Edi, Rabu (29/10) pagi.

Menurut Edi, baik sopir maupun kernet di bus Mayasari langsung kabur sesaat bus sudah berhenti karena tersangkut di separator utama jalan Yos Sudarso di dekat turunan flyover.

"Penumpang di bus Mayasari sedang sepi, hanya tiga orang, sedangkan Metromini dalam kondisi penuh," lanjut Edi yang mengaku duduk di bangku barisan paling depan sehingga mengetahui kronologi kejadian.

Edi mengungkapkan usai tabrakan ia mengalami luka pada siku lengan bagian kiri, sedangkan penumpang lainnya hanya mengalami lecet pada bagian wajah. Sementara korban di Metromini banyak yang mengalami luka berat.  Ada dua orang yang tidak sadarkan diri, satu pria berusia renta dan satu perempuan muda. "Saya bisa tahu soalnya saya langsung pecahkan kaca pintu depan bus supaya kami bisa keluar, takutnya ada bensin yang bocor dan bus terbakar," tandas Edi.

Sementara itu, Yohanna Albertina (38) salah satu penumpang Metromini mengaku, saat turunan flyover Mal Of Indonesia (MOI) Kelapa Gading, Metro Mini sengaja berjalan perlahan karena akan menurunkan seorang ibu di halte. "Pas turunan sudah pelan kemudian ada penumpang lain yang mau turun, si sopir Metromini bilang agak depan sedikit. Tiba-tiba dari belakang ada yang menabrak sangat kencang dan terdengar bunyi keras, dan kendaraan yang saya tumpangi langsung oleng dan meluncur mengarah ke kali yang ada di kiri jalan," jelas Yohanna.

Yohanna mengungkapkan seluru penumpang Metromini panik. Dia juga trauma melihat sopir terpental ke kaca depan dan mengalami pendarahan. "Ada yang patah kaki, dan ada juga yang terjepit karena mereka duduk di bangku bagian belakang, tapi untungnya saya enggak sampai kenapa-kenapa, soalnya duduk di paling depan," kata Yohanna.

Menurut pemantauan SP di lapangan, akibat kecelakaan tersebut kendaraan dari arah Tanjung Priok menuju Cawang nampak mengular sejauh 1-3 kilometer (km). Petugas dari Satlantas Jakarta Utara, Satpol PP, ambulans dari RSUD Koja, serta petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, tampak berusaha mengatur lalu lintas dan menolong korban kecelakaan.

Kepala Urusan Pembinaan Operasional Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Utara, AKP Frida D mengatakan sebanyak 40 personel gabungan dari Dishub dan Satpol PP segera melakukan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP) untuk normalisasi arus lalu lintas dan evakuasi korban.

"Tidak ada yang sampai meninggal, tapi memang ada tujuh orang yang luka-luka untuk dievakuasi ke Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih," ujar Frida.

Menurut Frida, sebanyak 15 petugas Satlantas diturunkan langsung melakukan penanganan dengan menutup jalan di arah naik flyover depan Mal Artha Gading.

"Untuk sopir dan kernet Mayasari Bakti yang kabur sedang kami lakuan pengejaran, akan kami mintai keterangan kepada mereka," tutup Frida.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon