Keluarga Dua Guru JIS yang Diduga Lakukan Perbuatan Asusila Tertekan

Kamis, 6 November 2014 | 23:55 WIB
Y
B
Penulis: Yus | Editor: B1
Kuasa hukum JIS Harry Ponto (kiri) bersama istri guru JIS Sisca Tjiong (tengah) dan Tracy  (kanan)
Kuasa hukum JIS Harry Ponto (kiri) bersama istri guru JIS Sisca Tjiong (tengah) dan Tracy (kanan) (BeritaSatu.com/Febriamy Hutapea)

Jakarta - Keluarga dua guru Jakarta International School (JIS) yang dituduh melakukan perbuatan asusila terhadap anak TK JIS, Neil Bantleman dan Ferdinant Tjong (Ferdy) sangat terpukul dan terpuruk.

Istri Neil dan Ferdy sangat kesulitan menjelaskan kasus kedua guru itu kepada anak-anak mereka.

Tracy Bantleman, istri Neil, sangat yakin suaminya adalah pria jujur yang tidak melakukan apa yang dituduhkan. Selama bertahun-tahun menikah, suaminya terbuka dan hangat terhadap keluarga.

"Saya dengan Neil berkomunikasi secara sangat terbuka. Makanya saya tidak percaya dia melakukan perbuatan tersebut," tutur Tracy pada media briefing di Jakarta, Kamis (6/11).

Sementara Sisca, istri Ferdy, mengungkapkan kasus ini telah menghancurkan kehidupan keluarganya yang dibangun melalui banyak perjuangan dan kesulitan hidup. Anak-anaknya kini menjadi sangat tertekan dan terasing dari lingkungannya.

"Saya percaya Ferdy dan sangat yakin bahwa semua cerita ini bohong. Saya berharap presiden Jokowi juga ikut memonitor kasus ini. Saya dan anak-anak trauma dengan polisi sejak peristiwa ini,"kata Sisca.

Neil dan Ferdy diadukan oleh orangtua Mak, anak TK JIS yang menjadi korban perbuatan asusila, Pipit Kroonen mengadukan keduanya ke polisi. Keduanya diperiksa dan kemudian ditahan polisi. Kini perkara kedua guru itu sudah siap disidangkan. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon