Tahun Depan, Polri Bertekad Revolusi Mental
Jumat, 5 Desember 2014 | 19:06 WIB
Jakarta - Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) Polri yang dihadiri oleh Kapolda, Kapolres/ta/tabes, dan pejabat utama Polri yang digelar di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah sejak Selasa (2/12) resmi ditutup Jumat (5/12). Sejumlah kesimpulan dan tekad ditelurkan dalam apel yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan ditutup Wakapolri Komjen Badrodin Haiti itu.
"Kami bertedak melanjutkan reformasi birokrasi dalam aspek kultur. Kami akan terapkan revolusi mental di seluruh jajaran dan lingkungan Polri," kata Kapolri Jenderal Sutarman saat dihubungi Beritasatu.com, Jakarta, Jumat (5/12).
Sejak awal Sutarman mengatakan, apel yang digelar berkala setiap tahun itu akan membahas sejumlah hal termasuk rencana kerja Polri tahun 2015, rencana strategi Polri 2014-2019, dan evaluasi kinerja 2014.
"Kami juga akan fokus pada penanganan kriminal di jalanan, premanisme, narkoba, dan kejahatan lain. Juga meningkatkan pelayanan masyarakat, membangun kewibawaan dan kepercayaan masyarakat pada Polri," bebernya.
Revolusi mental yang dimaksud Sutarman, diantaranya adalah, apabila menangani perkara harus memiliki jiwa jujur, benar, dan adil.
"Yang benar katakan benar dan yang salah katakan salah karena banyak penyidik yang masih melakukan penyimpangan dan meminta pungli," tegas Sutarman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




