Dokter dan Spesialis Akan Adakan "Jakarta Diabetes Meeting"

Jumat, 19 Desember 2014 | 14:15 WIB
H
B
Penulis: Herman | Editor: B1
Ketua JDM 2014 Dante S. Herbuwono (kiri), Kepala Divisi Endokrinologi Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM Em Yunir (tengah), dan moderator Eugina Siahaan (kanan) di acara Press Conference JDM 2014 di Jakarta, Jumat (19/12).
Ketua JDM 2014 Dante S. Herbuwono (kiri), Kepala Divisi Endokrinologi Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM Em Yunir (tengah), dan moderator Eugina Siahaan (kanan) di acara Press Conference JDM 2014 di Jakarta, Jumat (19/12). (Beritasatu.com/Herman)

Jakarta - Jakarta Diabetes Meeting (JDM), yang tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-23, akan kembali digelar di Jakarta, 20 - 21 Desember 2014.

Pertemuan kali ini akan diikuti oleh sekitar 1.000 peserta, yang terdiri dari dokter umum, spesialis, konsultan endokrin, edukator diabetes, para pakar, serta pemerhati diabetes.

Ketua JDM 2014 Dante S Herbuwono menjelaskan, beberapa topik baru yang akan dibahas dalam forum ini antara lain seputar mitos dan kontroversi dalam tata laksana diabetes, pertimbangan pemberian insulin, yang mencakup biaya dan efektifitas insulin, pemberian pada pasien rawat jalan, rawat inap dan pada pasien kritis, serta hambatan dalam pemberian insulin.

"Ada beberapa hal baru dalam tata laksana diabetes yang akan dibicarakan, antara lain mengenai pengobatan diabetes mutakhir secara holistik, yang menyangkut pencegahan diabetes, penemuan obat-obat baru yang mengutamakan peran organ lain dalam mengontrol gula darah, penemuan obat lipid terbaru, dan mengenai pertimbangan penggunaan insulin," kata Dante S. Herbuwono di Jakarta, Jumat (19/12).

Salah satu penemuan obat-obatan baru dalam tata laksana diabetes adalah Dapaglifosin. Dijelaskan Dante, obat oral ini bekerja untuk membuang gula lewan urin, serta menghambat penyerapan gula di ginjal. "Obat ini baru akan keluar di awal tahun 2015," kata dia.

Di samping itu, JDM 2014 kali ini juga akan membahas tentang peran beberapa organ penting dalam pengendalian gula darah yaitu ginjal, usus, otot, lemak dan peranan penambahan insulin dari luar tubuh.

"Dari forum ini, dokter umum maupun dokter spesialis diharapkan dapat menatalaksana diabetes secara menyeluruh, namun tidak merasa rumit dengan pilihan pengobatan yang ada," imbuhnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon