Jalur Trans Sulawesi Wilayah Barat Berpotensi Longsor
Minggu, 8 Februari 2015 | 10:51 WIB
Gorontalo - Jalur jalan trans Sulawesi di wilayah barat Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, berpotensi terjadi longsor dan membahayakan keselamatan warga.
Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Risan Demanto mengatakan, ruas jalan trans Sulawesi, tepatnya di Desa Koluoka, Kecamatan Sumalata Timur serta Kabupaten Buol (Sulawesi Tengah) terancam putus karena titik longsor akibat curah hujan tinggi.
"Hujan deras yang terus melanda wilayah ini sangat mengkhawatirkan, sebab ancaman longsor bisa setiap saat melanda ruas jalan bertebing yang di bawahnya terdapat pemukiman Komunitas Adat Terpencil (KAT)," ujar Risan, Minggu (8/2).
Ia mengaku, tim Tagana masih lalu lalang di jalur trans Sulawesi yang menghubungkan wilayah tersebut, dengan Kabupaten Buol, Toli-toli, untuk mengingatkan warga agar tidak berdiam di rumah saat hujan deras.
Mengingat longsoran sempat terjadi pada (6/2) sehingga dikhawatirkan akan terjadi susulan yang lebih besar.
Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo Utara Nurdin Humolungo mengemukakan, pihaknya terus berupaya meminta warga di area rawan banjir dan tanah longsor untuk tidak berdiam diri di rumah saat hujan deras berlangsung.
"Langkah antisipasi yang tepat dilakukan adalah mengungsi ke tempat yang lebih aman," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




