TNI-Polri Ingin Jadi Penggerak Revolusi Mental
Selasa, 3 Maret 2015 | 10:32 WIB
Jakarta - Presiden Joko Widodo resmi membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Polri-TNI di Gedung STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (3/3).
Hadir tepat pukul 09.00 WIB, orang nomor satu di Indonesia itu disambut oleh Wakapolri Komjen Badrodin Haiti bersama Panglima TNI Jenderal Moeldoko.
Jokowi langsung masuk dalam acara Rapimnas bertema "Sinergitas TNI - Polri Penggerak Revolusi Mental" itu dengan melambaikan tangan pada wartawan.
"Kami sampaikan ke presiden, sebagai bagian fungsi pemerintahan yang bertanggung jawab atas pertahanan dan keamanan, kami TNI-Polri mendukung program presiden, dengan terus mengoptimalisasi, dan meningkatkan sinergi dengan para stakeholder," kata Badrodin dalam sambutannya.
Program tersebut, tambah Badrodin, akan dan telah menjadi dasar arah kebijakan TNI-Polri di bidang operasional, pembinaan, dan pembangunan guna mewujudkan sosok TNI-Polri yang profesional.
"Tema kali ini sinergi TNI-Polri sebagai penggerak revolusi mental. Ini turut mendukung penggerak revolusi mental yang dekat dengan masyarakat," tambah Badrodin.
Hadir 246 orang perwira tinggi TNI-Polri yang terdiri dari 119 pejabat utama Mabes TNI dan Pangkotama dan 122 pejabat Polri termasuk Kapolda.
Sementara itu, Jokowi menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan kondisi, situasi serta tantangan-tangan negara ke depan, serta hal-hal yang akan dilakukan dalam program yang dimiliki.
"Ada beberapa tantangan-tantangan yang harus kita hadapi ke depan," tambah Jokowi.
Saat Jokowi memberi sambutan, wartawan dipersilakan keluar karena acara dinyatakan tertutup.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




