Penjelasan Bamsoet soal Rotasi Fraksi Golkar
Rabu, 8 April 2015 | 15:27 WIB
Jakarta - Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI, Bambang Soesatyo, menyatakan pihaknya mendengar ada anggota fraksi partai berlambang beringin itu yang kebingungan dan bertanya-tanya karena namanya tidak ada di komisi mana pun.
"Menurut saya, hal itu tidak perlu didramatisir. Karena nama mereka ada di komisi yang lain. Zainudin Amali dan Yayat Biaro di rotasi ke Komisi VIII dan Adies Kadir ke Komisi IX DPR," kata Bambang, Rabu (8/4).
Menurutnya, ini tersebut merupakan rotasi rutin di setiap masa sidang, sekaligus agar ada penguatan-penguatan baru bagi kinerja Fraksi Golkar di setiap komisi.
"Kami sangat membutuhkan kemampuan Amali, Yayat, maupun Adis di Komisi VIII dan IX yang hari-hari ini para mitranya memiliki problem yang kompleks," ujarnya.
"Sebaliknya, kami juga membutuhkan (Ahmad Nur) Supit, Kahar, dan Misbakhun untuk memperkuat kinerja Fraksi Golkar di Komisi III. Jadi, ya biasa-biasa saja. Tidak ada yang perlu dipersoalkan apalagi ditangisi," tambahnya.
Dia meminta agar rotasi itu tak dikait-kaitkan dengan rapat kerja Komisi III DPR dengan Menkumham Yasonna Laoly, dalam dua hari terakhir. Rapat itu, untuk diketahui, memang berlangsung panas terkait konflik kepengurusan Partai Golkar.
Dia melanjutkan, pemindahan anggota atau rotasi di setiap komisi dan alat kelengkapan dewan, pasti sudah disesuaikan dengan
kebutuhan fraksi di DPR. Dan semua itu adalah kewenangan fraksi sebagaimana diatur dalam Tatib dan UU MD3.
"Fraksi boleh merotasi atau melakukan pergantian sementara seperti yang dilakukan PDIP dan Nasdem tadi malam dengan memasukkan Henry Yosodiningrat yang sebelumnya di Komisi II DPR. Khusus tadi malam, pindah ke Komisi III dan hari ini sudah kembali lagi ke Komisi II," ujar Bambang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




