Konferensi Asia Afrika ke-60
Tatanan Baru, RI Siap Jadi Bagian Pemimpin Global
Rabu, 22 April 2015 | 10:49 WIB
Jakarta - Sebagaimana yang dijanjikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa pesan tatanan baru dunia akan dibawakannya kuat dalam pidatonya di peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 sepertinya terbukti.
Presiden Jokowi menyatakan tatanan baru diperlukan dengan kondisi ketidakadilan dan ketidakseimbangan global antara belahan dunia yang satu dengan lainnya.
Hal itu menurut presiden harus dimotori oleh negara-negara di Asia dan Afrika dan Indonesia siap menjadi bagian pemimpin global.
"Saat ini butuh pimpinan global yang kolektif dan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi baru yang bangkit," kata Jokowi di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (22/4).
Indonesia memiliki potensi tersebut dengan ekonomi yang semakin pesat dan bonus demografi yang besar dibandingkan negara-negara lain. Indonesia pula adalah negara demokrasi ketiga terbesar dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
"Indonesia sebagai negara demokrasi ketiga di dunia siap memainkan pemeran global. Indonesia siap bekerja sama dengan berbagai pihak mewujudkan cita-cita itu," kata Jokowi lagi.
Selain itu dalam bidang ekonomi, penguatan kerja sama khususnya perdagangan antara negara Asia dan Afrika harus diperkuat dengan membangun pula konektivitas antarwilayahnya.
Indonesia sebagai negara maritim, ditegaskan presiden, siap sebagai titik strategis, penghubung untuk memajukan negara-negara KAA.
"Indonesia akan bekerja menjadi negara maritim," kata presiden.
Adapun tiga hal yang menjadi fokus dalam pleno-pleno pertemuan tingkat kepala negara hari ini adalah memperkuat spirit Pesan Bandung, memperbaikan new Asia Africa strategic partnership serta membuat dokumen dukungan kemerdekaan terhadap kemerdekaan Palestina.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




