Polisi Siap Kawal Jenazah Terpidana Mati di Jakarta

Rabu, 29 April 2015 | 09:55 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Sejumlah mobil ambulance telah tiba di Nusakambangan untuk membawa sejumlah jenazah para terpidana mati yang dieksekusi, 28 April 2015.
Sejumlah mobil ambulance telah tiba di Nusakambangan untuk membawa sejumlah jenazah para terpidana mati yang dieksekusi, 28 April 2015. (AFP/Romeo Gacad)

Jakarta - Polda Metro Jaya bakal melakukan pengamanan dan pengawalan terhadap lima jenazah terpidana mati kasus narkotika yang telah dieksekusi dini hari tadi, di Lapangan Tembak Limus Buntu, Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, menuju tempat persemayaman di Jakarta dan sekitarnya.

"Kami siap mengamankan (lima) jenazah yang dikirim ke Jakarta. Di mana jenazah itu akan disemayamkan ada yang di kedutaannya dan rumah duka," ujar Pjs Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Widjanarko, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (29/4).

Kelima terpidana mati yang dibawa ke Jakarta dan Bekasi, adalah Andrew Chan, Myuran Sukumaran, Sylvester Obiekwe Nwolise, Rodrigo Gularte, dan Martin Anderson.

Dikatakan Budi, pengamanan dilakukan satuan wilayah atau Polres setempat.

"Kemudian, nantinya dari kedutaan atau rumah duka ketika akan diberangkatkan ke bandara, tentunya akan dikawal personel Lalu Lintas," ujarnya.

Ia menyampaikan, ada 25 personel terdiri dari Lalu Lintas, Sabhara, dan jajaran lain yang akan melakukan pengawalan serta pengamanan.

"Ada 25 personel lengkap untuk satu jenazah. Jadi bukan hanya lalu lintas, disitu ada Sabhara dan satuan wilayah," Budi menambahkan.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Risyapudin menuturkan, pihaknya siap mengawal perjalanan lima jenazah terpidana mati menuju ke arah Bandara Soekarno-Hatta maupun Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Bekasi.

"Sudah kami siapkan pengawalannya dari jajaran Polda Metro Jaya, ke rumah persemayaman yang sudah ditentukan," katanya.

Menurutnya, ada satu sepeda motor dan satu mobil yang akan melakukan pengawalan.

"Kami jemput diperbatasan, diperkirakan jam 10.00 WIB atau jam 11.00 WIB sudah tiba di Jakarta, langsung kita kawal semua ke rumah persemayaman. Selanjutnya, besok yang mau ke Australia dikawal menuju Bandara Soekarno-Hatta," katanya.

Diketahui, ada delapan orang terpidana yang telah dieksekusi yaitu WN Australia, Andrew Chan; WN Australia, Myuran Sukumaran; WN Ghana, Martin Anderson; WN Nigeria Raheem Agbaje; WN Brasil, Rodrigo Gularte; WN Nigeria, Sylvester Obiekwe Nwolise; WN Nigeria, Okwudili Oyatanze; dan WN Indonesia, Zainal Abidin. Sementara, WN Filipina, Mary Jane ditunda dieksekusi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon