Jokowi Tekankan Pentingnya Revolusi Mental kepada Praja IPDN
Senin, 15 Juni 2015 | 11:06 WIB
Sumedang - Revolusi karakter mental untuk membangun jiwa bangsa dapat berhasil jika didukung dua hal pokok yakni komitmen dan keteladanan pemimpin aparatur negara. Karena itulah, aparatur negara harus bisa menjadi contoh perubahan.
Demikian dikemukakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan amanat dalam upacara pelantikan Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (15/6).
"Pamong praja muda sebagai aparatur negara harus menjadi pelopor pembangunan jiwa bangsa," kata presiden.
Pada kesempatan yang sama, presiden mengutip pernyataan Bung Karno terkait pembangunan jiwa bangsa.
"Apa yang disampaikan Bung Karno adalah sesuatu yang maha penting bahwa membangun suatu negara bukan membangun fisik yang sifatnya material. Keberhasilan hidup satu bangsa ditentukan kemampuan membangun jiwa bangsa," ujar presiden.
Jokowi berharap revolusi karakter mental bisa menjadi gerakan kolektif rakyat. "Melibatkan partisipasi seluruh rakyat," tegasnya.
"Mari kita gunakan momen hari ini untuk memperbarui kembali komitmen bersama untuk mewujudkan pamong praja yang mencintai rakyat, gotong royong bersama rakyat, melayani rakyat bukan dilayani rakyat," kata Jokowi.
Seperti diketahui, jumlah praja yang dilantik mencapai 1.974 orang, terdiri dari 1.384 orang laki-laki dan 590 orang perempuan.
"Atas nama pemerintah, saya mengucapkan selamat kepada praja lulusan IPDN Angkatan XXII Tahun 2015. Pelantikan ini mengakhiri masa pendidikan para pamong praja dan sekaligus menandai awal dari karya, dari pengabdian pamong praja sebagai aparatur negara untuk berbakti kepada masyarakat, bangsa dan negara," kata Jokowi.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan, lulusan praja IPDN yang dilantik bakal langsung menjadi pegawai negeri sipil (PNS) pada 1 Juli mendatang.
"Insya Allah, 1 Juli Anda sudah resmi jadi PNS. Sudah diteken oleh Kemdagri dan Kempan," kata Tjahjo.
"Soal ditugaskan di mana, yang jelas Anda ditugaskan di wilayah NKRI," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




