Perombakan Eselon III dan IV DKI Diharapkan Dongkrak Serapan Anggaran
Jumat, 11 September 2015 | 16:22 WIB
Jakarta - Untuk kelima kalinya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama melakukan perombakan jajaran eselon II, III dan IV di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Perombakan eselon III dan IV dilakukan Jumat (11/9) sore hari ini diharapkan dapat mendongkrak realisasi penyerapan anggaran di APBD DKI 2015 yang masih rendah.
"Sebagian pejabat eselon II yang baru dilantik pekan lalu telah mengusulkan penggantian anak buahnya. Dan saya harapkan dengan adanya penggantian ini, bisa menggenjot penyerapan APBD DKI 2015 hingga akhir tahun ini," kata Basuki di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (11/9).
Melihat penyerapan anggaran daerah yang masih berada di angka 26 persen, Basuki membutuhkan pejabat eselon III dan IV yang dapat bergerak cepat. Bahkan kalau bisa berlari kencang bersama-sama dengan dirinya untuk melaksanakan program pembangunan yang dimasukkan ke dalam APBD DKI 2015.
Maka dari itu, dia meminta pejabat eselon II untuk segera menyodorkan nama-nama eselon III dan IV yang dapat mengikuti ritme kerjanya.
"Daripada kamu yang dicopot, mendingan kamu cepat-cepat usul ke saya. Bilang ke saya, "Pak kalau saya butuh lari kencang, saya harus copot orang nih,"" ujarnya.
Mantan Bupati Belitung Timur ini membantah sering kalinya pergantian pejabat eselon akan membuat pembangunan di Kota Jakarta semakin terhambat sehingga berjalan lamban. Justru dengan banyaknya pergantian pejabat yang dilakukannya, dia sudah menemukan titik temu yang baik.
Salah satunya, saat dia mewawancarai beberapa lurah dan PNS angkatan muda secara langsung, Basuki menemukan banyak lurah dan PNS yang memiliki potensi baik. Mereka akan diberikan jabatan sesuai dengan kemampuannya.
"Sekarang saja saya sudah menemukan sebuah titik yang baik. Saya sudah wawancara lurah-lurah yang baik, saya sudah wawancara staf yang baik angkatan 2010-2011. Saya mau kasih dia posisi, saya mau dorong naik ini," jelasnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat pun membantah seringnya perombakan pejabat eselon yang dilakukan Basuki dapat membuat laju penyerapan anggaran daerah semakin lamban. Justru dia optimistis, dengan adanya pergantian pejabat eselon dapat memacu penyerapan anggaran akan semakin cepat.
"Saya yakin, pejabat eselon yang dilantik dan dipilih itu adalah orang-orang yang mampu bekerja dengan baik. Saya yakin, penyerapan anggaran dapat berjalan lebih baik lagi," ujarnya.
Dia mengharapkan target penyerapan anggaran dikisaran angka 60-70 persen dapat tercapai dengan adanya perombakan pejabat eselon tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




