Triawan Munaf: Jangan Banyak Regulasi untuk Bisnis "Startup"
Selasa, 3 November 2015 | 17:49 WIB
Jakarta - Dikatakan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, iklim bisnis startup percepatannya luar biasa. Regulasi memang diperlukan, tetapi jangan sampai membatasi percepatan yang terjadi. Dengan begitu, menurutnya, regulasinya harus fleksibel.
"Jangan terlalu banyak regulasilah untuk startup. Lebih baik cari solusi-solusi, seperti akses permodalan, marketing, packaging, dan sebagainya. Jangan cari regulasi yang akhirnya membatasi," jelas Triawan Munaf usai jumpa pers Bazaar Online #BelidanPeduli oleh Bank DBS Indonesia di Jakarta, Selasa (3/11).
Dilanjutkannya, akses permodalan menurutnya adalah yang paling banyak masalah. Dengan begitu, ia berharap OJK bisa memberikan regulasi dan juga kemudahan-kemudahan kepada pelaku bisnis startup.
"Saya berharap OJK bisa memberikan regulasi dan juga kemudahan-kemudahan bagaimana memvaluasi startup ini supaya mereka bisa mendapat pinjaman dengan tingkat bunga yang rendah," ungkap Triawan.
Diakui Triawan ia juga sedang khawatir karena saat ini regulasi untuk ekonomi kreatif sedang dibuat. Dia takut regulasi tersebut akan membatasi percepatan yang terjadi. "Takutnya nanti regulasi tersebut tidak sejalan dengan percepatan yang terjadi. Untuk merevisi ribet banget," kata Triawan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




