Diperiksa Bareskrim Kasus Korupsi, RJ Lino: Saya Siap

Senin, 9 November 2015 | 09:32 WIB
FA
FB
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: FMB
Dirut Pelindo II RJ Lino (tengah) bersama jajaran direksi Pelindo II mengikuti rapat dengan panitia kerja (Panja) Pelindo II Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 16 September 2015.
Dirut Pelindo II RJ Lino (tengah) bersama jajaran direksi Pelindo II mengikuti rapat dengan panitia kerja (Panja) Pelindo II Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 16 September 2015. (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)

Jakarta -- Direktur Utama Pelindo II RJ Lino akhirnya mendatangi pemanggilan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Tipideksus) Bareskrim terkait pengusutan korupsi pengadaan mobil crane di Pelindo II.

"Nanti aja deh, saya masuk dulu ya. Saya jadi saksi kok. Pasti siaplah," kata Lino yang datang mengenakan jas dan dalaman warna putih di Mabes Polri Senin (9/11).

Menurut pengacaranya, Frederich Yunadi, pihaknya tidak mempersiapkan dokumen apapun.

"Kami hanya mematuhi sebagai warga negara negara yang taat hukum," tambah Frederich.

Selain Lino, Frederich membenarkan jika dirut keuangan dan dirut operasional Pelindo juga diperiksa.

"(Dalam surat panggilan Lino) tidak disebutkan (siapa tersangkanya). Kami (pengacara) hanya mendampingi (klien kami), sesuai peraturan yang ada," bebernya.

Sebagaimana diketahui Lino sedianya diperiksa Senin (2/11) pukul 09.00 WIB. Tapi yang bersangkutan melalui pengacaranya mengatakan tidak hadir.

Alasannya surat panggilan polisi tidak sah karena tidak memenuhi waktu pemeriksaan selambat-lambatnya tiga hari sejak surat itu diterima.

Dalam kasus ini Direktorat Tipideksus telah menggeledah kantor Pelindo II di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat 28 Agustus 2015 lalu.

Penggeledahan untuk mencari barang bukti pendukung seperti dokumen terkait pengadaan mobile crane.

Salah satu ruang yang digeledah adalah ruangan Lino. Buntutnya Lino pun menelepon sejumlah pihak dan menyatakan keberatannya.

Tak lama kemudian Komjen Budi Waseso (Buwas) dicopot dari jabatannya sebagai Kabareskrim. Dia dianggap membuat gaduh kendati pencopotan Buwas ini dibantah terkait kasus Pelindo II.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon