KPU Bengkulu Prioritaskan Pengiriman Logistik Pilkada ke Pedalaman
Rabu, 11 November 2015 | 07:33 WIB
Bengkulu - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu akan memprioritaskan pengiriman logistik pemilihan kepala daerah (pilkada) 9 Desember ke daerah pedalaman dan terisolir.
"Kami akan prioritaskan pengiriman logistik pilkada ke daerah pedalaman, agar logistik sampai di TPS tepat waktu, sehingga pelaksanaan pencoblosan di TPS (tempat pemungutan suara) tidak terkendala," kata anggota KPU Provinsi Bengkulu, Eko Sugianto, di Bengkulu, Rabu (11/11).
Ia mengatakan, saat ini KPU Bengkulu sedang mempersiapkan berbagai jenis logistik untuk keperluan pilkada 9 Desember nanti, diantaranya mempersiapkan kotak suara, bilik suara, surat suara, dan kebutuhan pilkada lainnya.
Khusus untuk pengadaan surat suara, saat ini masih dalam proses tender untuk menentukan pemenanganya. Jika sudah ada kontraktor pemenangnya, maka surat suara pilkada gubernur Bengkulu dicetak.
Total surat suara pemilihan gubernur (pilgub) Bengkulu yang akan dicetak sebanyak 1.423.523 eksemplar, ditambah surat suara cadangan sebanyak 2,5 persen.
"Surat suara sebanyak ini segera kita cetak dalam waktu dekat, karena pelaksanaan pilkada tidak sampai satu bulan lagi," ujarnya.
Setelah selesai dicetak langsung dilipat dan siap didistribusikan ke 3.847 TPS yang ada di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu.
"Pengiriman logistik pilkada akan kita prioritaskan ke TPS yang letaknya di daerah pedalaman. Ini dilakukan agar logistik sampai ke TPS tepat waktu atau minimal H-1 pencoblosan," ujarnya.
Demikian pula pengiriman logistik pilkada ke Kecamatan Enggano, Bengkulu Utara, akan dilaksanakan lebih awal untuk mengantisipasi gelombang tinggi. Jika tidak diantisipasi, dikhawatirkan pengiriman logistik ke daerah ini tidak dapat berjalan lancar sesuai jadwal.
"Yang jelas, kami targetkan paling lambat H-1, logistik pilkada gubernur Bengkulu sudah sampai di TPS atau di desa setempat, sehingga pelaksanaan pencoblosan di TPS dapat dilaksanakan sesua jadwal pukul 07.00 WIB," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, pilkada gubernur Bengkulu pada 9 Desember 2015 hanya diikuti dua pasang calon, yakni Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah (RM SATU) dan Sultan Najumudin-Mujiono.
Pasangan Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah diusung delapan partai politik, yakni Nasdem, PKB, Golkar, PAN. Hanura, PKPI, Gerindra dan PPP. Sedangkan pasangan Sultan-Mujiono diusung tiga partai, yakni PKS, Demokrat dan PDIP.
Dalam pilkada serentak tersebut di Bengkulu juga ada pilgub di 8 kabupaten, yakni Lebong, Kepahiang, Seluma, Kaur, Bengkulu Selatan, Mukomuko, Bengkulu Utara dan Rejang Lebong.
Pemilihan bupati (pilbup) di delapan kabupaten ini dipastikan dapat digelar pada 9 Desember mendatang, karena persiapan tahapan pilkada di masing-masing kabupaten berjalan lancar sesuai yang dijadwalkan KPU setempat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




