Mahaka Radio Patok Harga IPO Rp 750-1.100
Kamis, 3 Desember 2015 | 17:50 WIB
Jakarta – PT Mahaka Radio Integra, induk usaha radio Jak FM dan Gen FM, akan menambah permodalan melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dengan melepas 30% saham atau setara dengan 171,37 juta. Adapun, harga penawaran dipatok sebesar Rp 750 – 1.100.
"Harga itu mencerminkan IPO sekitar 14 kali untuk harga Rp 1.100. Jadi masih menarik dengan kondisi market saat ini," ungkap Direktur Utama PT Trimegah Securities Tbk Stephanus Turangan, usai paparan publik IPO Mahaka Radio di Jakarta, Kamis (3/12).
Stephanus mengatakan, sebanyak 20% saham yang dilepas atau setara dengan 114,25 juta saham baru. Sementara, 10% saham yang dilepas atau setara dengan 57,12 juta saham biasa atas nama milik PT Fajar Mentari sebagai pemegang saham penjual (saham divestasi). Melalui aksi IPO tersebut, Mahaka Radio bakal mengantongi dana IPO sebesar Rp 128,52 – 188,5 miliar.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Mahaka Radio Adrian Syarkawie menjelaskan 40% dana IPO digunakan untuk melunasi utang anak usaha kepada Bank UOB Indonesia. Sisanya, sebesar 60% akan digunakan sebagai modal kerja (capital expenditure/capex) tahun depan.
"Kami akan kembangkan usaha dengan membuat satu radio baru di Jakarta, dan tambah dua radio Gen FM di Medan dan Makassar," jelas dia.
Sesuai rencana, perusahaan yang tergabung dalam Mahaka Group tersebut bakal mendapat pernayataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 16 Desember 2015, masa penawaran berlangsung pada 17 - 18 Desember 2015. Selanjutnya, yakni periode penjatahan pada 22 Desember 2015.
Sedangkan pencatatan saham (listing) BPS di bursa efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 23 Desember 2015. Adapun, perseroan menunjuk PT Trimegah Securities Tbk (TRIM) selaku penjamin pelaksana emisi efek (underwriter).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




