Indonesia Berharap Dunia Tidak Lupakan Isu Palestina

Senin, 14 Desember 2015 | 19:37 WIB
NW
WP
Penulis: Natasia Christy Wahyuni | Editor: WBP
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (kanan) dan Menlu Palestina Riad
Al-Malki saat menggelar pertemuan bilateral di Gedung Kementerian Luar
Negeri, Jakarta, 14 Desember 2015.
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (kanan) dan Menlu Palestina Riad Al-Malki saat menggelar pertemuan bilateral di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, 14 Desember 2015. (BeritaSatu Photo/Natasia Christy)

Jakarta – Indonesia menjadi tuan rumah konferensi internasional tentang permasalahan Yerusalem yang digelar selama dua hari di Jakarta mulai hari ini hingga besok Selasa (15/12). Melalui konferensi itu, Indonesia berharap dunia tidak melupakan isu Palestina di tengah maraknya pemberitaan tentang konflik di Timur Tengah.

"Dunia tengah menghadapi banyak sekali persoalan, kita secara konsisten terus mengangkat isu Palestina agar tidak dilupakan oleh dunia," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat konferensi pers di acara itu, Senin(14/12).

Retno mengungkapkan, Yerusalem adalah salah satu isu inti dalam perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina. Isu Yerusalem terkait banyak kepentingan karena tempat itu menjadi kota suci bagi umat Islam, Nasrani, dan Yahudi. Isu inti lainnya yang belum terselesaikan adalah masalah permukiman ilegal, pengungsi Palestina, batas wilayah, dan keamanan air. "Yerusalem adalah salah satu pending core issues yang harus diselesaikan dan sifatnya paling rumit," ujar Retno.

Retno menegaskan sikap Indonesia terhadap persoalan Palestina tidak berubah yaitu tetap mendukung kemerdekaan Palestina. Indonesia, tambahnya, juga terus mendorong negara lain untuk mengakui kemerdekaan Palestina dalam banyak pertemuan bilateral. "Posisi Indonesia terhadap Palestina tetap konsisten, bahwa dimandatkan UUD 1945, kita mendukung two states solution dan perdamaian berdasarkan batas yang ditetapkan tahun 1967," kata Retno.

Konferensi internasional tentang permasalahan Yerusalem digelar atas inisiatif Komite Palestina PBB (Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestinian People/CEIRPP) bekerja sama dengan Organisasi Kerja sama Islam (OKI). Tema yang diangkat dalam konferensi tersebut adalah "Menyikapi Masa Kini dan Membentuk Masa Depan".

Hadir dalam pembukaan acara itu Menlu Palestina Riad Al-Malki, Koordinator Tetap PBB di Indonesia sekaligus perwakilan Sekjen PBB Douglas Broderick, Asisten Sekjen untuk Persoalan Palestina dari OKI Samir Bakr, dan Wakil Ketua Komite Palestina PBB Desra Percaya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon