Contek Australia, Pimpinan DPR Bangun Sistem Antibolos Rapat

Jumat, 29 Januari 2016 | 21:19 WIB
MS
FH
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: FER
Ilustrasi DPR.
Ilustrasi DPR. (Jakarta Globe/Jakarta Globe)

Jakarta - Pimpinan DPR RI sedang mengkaji sistem terbaik yang mungkin bisa dilakukan di Parlemen Indonesia untuk meningkatkan kehadiran anggota dewan dalam rapat-rapat di DPR, khususnya dalam rapat paripurna.

Seperti diakui oleh Ketua DPR RI Ade Komaruddin (Akom), pihaknya menyadari betul bahwa banyak anggota dewan yang kerap membolos saat rapat.

"Misalnya untuk rapat paripurna, harus buat sistem. Tak bisa kalau tertibkan semua anggota dengan sansksi. Itu tugas ketua fraksinya, karena anggota takut sama ketua fraksinya, bukan ke ketua DPR," kata Akom, Jumat (29/1).

Kata Akom, para ketua fraksi juga memiliki concern yang sama dengan dirinya terkait masalah itu, dan sama-sama berniat memperbaiki kelembagaan DPR, termasuk soal absensi.

Sejauh ini, pihaknya sedang memikirkan sistem yang hendak digunakan. Salah satu yang dipertimbangkan adalah sistem di Australia, dimana setiap anggota dewan harus hadir dan datang ke rapat tepat waktu. Bila tidak tepat waktu, maka anggota itu tak punya hak suara.

"Kita perlu kaji, saya tak perlu studi banding ke sana. Tinggal buka komputer saja. Jadi nanti kita akan buat sistemnya, karena di paripurna rata-rata mengambil keputusan. Jadi untuk ketertiban anggota. Jangan yang tekennya ada, tapi orangnya tak ada," jelasnya.

Dia mengakui, untuk bisa mendapat persetujuan semua pihak di DPR terkait sistem itu, tentu bukan hal mudah. Maka itu dia berharap dukungan semua pihak agar sistem yang memperbaiki kinerja DPR bisa dilaksanakan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon