Dana Belum Cair, KPU Kupang Tunda Peluncuran Pilkada

Sabtu, 21 Mei 2016 | 17:01 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi pilkada
Ilustrasi pilkada (beritasatu.com)

Kupang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang menunda peluncuran tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) hingga 27 Mei 2016 sebab belum ada pencairan dana dari pemerintah setempat.

"Hingga hari ini anggaran yang sudah disepakati bersama Pemerintah Kota Kupang belum cair, karena itu launching yang diagendakan pada Minggu besok (22/5) ditunda hingga Jumat pekan depan (27/5)," kata Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum Kota Kupang Lodowyk Frederik di Kupang, Sabtu.

Menurut dia, peluncuran yang akan dilakukan itu merupakan bagian dimulainya pelaksanaan perhelatan politik mencari pemimpin di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu untuk periode 2017-2022 mendatang.

"Itulah saatnya gong pilkada Kota Kupang kita tabuh," katanya.

Dia mengatakan alokasi dana Pemerintah Kota Kupang untuk dihibahkan ke KPU Kupang sudah disetujui melalui pendatanganan naskah hibah. Namun, secara fisik belum juga dicair ke KPU.

KPU berkeputusan menggeser peluncuran sambil menantikan pencairan anggaran itu.

"Kita coba geser, namun jika memang sampai tanggal 27 juga belum cair anggarannya, maka tetap dilakukan dengan kondisi apa adanya," katanya.

Lodowyk mengatakan, peluncuran tahapan pilkada akan digelar sejumlah acara dengan mengundang seluruh warga Kota Kupang, kaum muda, partai politik, dan unsur elemen lain yang terlibat dalam penyelenggaraan pilkada serentak itu.

Ajang itu juga akan dipakai sebagai ajang sosialiasi penyelenggaraan pilkada di Kota Kupang termasuk penyampaian seluruh rangkaian agenda dan tahapan pilkada di daerah itu. Termasuk juga, kata Lodowyk, terkait alokasi anggaran dan pemanfaatannya, agar bisa diawasi dan diketahui publik.

KPU Kota Kupang, kata dia, menginginkan sebuah transparansi pelaksanaan tugas termasuk pemanfaatan anggaran yang diberikan negara melalui Pemerintah Kota Kupang. Karena itulah peluncuran yang akan dilakukan itu inigin dilakukan meriah dan terbuka.

Dia menyebut Pemerintah Kota Kupang mengalokasikan Rp 23,4 miliar dari rencana dan usulan anggaran yang dimintakan KPU sebesar Rp 29 miliar.

Alokasi anggaran itu dalam rancangan umum KPU dimanfaatkan untuk dua kegiatan besar, yaitu pertama untuk honor, operasional harian dan tugas lainnya, serta item kedua untuk pengadaan barang cetakan dan pengadaan lain-lainnya.

"Untuk honor keseluruhan kita alokaskan Rp 8,915 miliar dan untuk biaya pengadaan Rp 14,498 miliar," katanya.

Namun, anggaran itu masih belum cair hingga saat ini. Karena itu, KPU akan terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kota Kupang agar bisa segera cair.

"Kita akan coba dekati pemerintah untuk segera mencari jalan keluar percepatan pencairan mengingat agenda yang ada harus segera dilakukan," katanya.

Dia mengatakan, agenda dan tahapan pelaksanaan pilkada serentak tahap II 2017 sudah tidak bisa digeser dan ditunda lagi, selain jika ada petunjuk lain dari KPU Pusat di Jakarta. Karena itulah KPU Kota Kupang akan tetap melaksanakan agenda dan tahapan yang ada.

"Tetapi jika anggaran masih bermasalah dan tentu akan mengganggu tahapan, maka KPU Kota Kupang akan berkonsultasi ke jenjang yang lebih tinggi," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon