Tujuh Korban Banjir-Longsor Jateng Berhasil Ditemukan
Minggu, 19 Juni 2016 | 17:26 WIB
Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan sebanyak tujuh dari 26 korban hilang akibat banjir dan longsor di 16 kabupaten serta kota di Provinsi Jawa Tengah telah ditemukan.
"Hingga kini jumlah korban tewas menjadi 31 orang, dengan ditemukannya tujuh korban lagi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (19/6) sore.
Ia menjelaskan tujuh korban yang belum diidentifikasi tersebut ditemukan di Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, pada Minggu siang.
"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih mencari 19 korban lainnya, dan pencarian masih akan dilakukan hingga tujuh hari berikutnya," katanya.
Hujan lebat yang turun sejak Sabtu (18/6) siang hingga malam hari telah menyebabkan banjir dan longsor yang luas di 16 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, yakni di Purworejo, Banjarnegara, Kendal, Sragen, Purbalingga, Banyumas, Sukoharjo, Kebumen, Wonosobo, Pemalang, Klaten, Magelang, Wonogiri, Cilacap, Karanganyar, dan Kota Solo.
Penanganan darurat masih dilakukan oleh BPBD dibantu TNI, Polri, Basarnas, PMI, Taruna Siaga Bencana (Tagana), satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Radio AntarPenduduk Indonesia (RAPI), Orari, Senkom Polri, SAR daerah, Pramuka, MDMC, Fatayat NU, Ukhuwah Rescue, LSM, relawan dan masyarakat.
BPBD Kabupaten Magelang, Temanggung, Wonosobo, Boyolali dan lainnya telah mengerahkan personel dan logistik peralatan membantu penanganan darurat serta dapur umum dan posko telah didirikan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




