Pendukung Agus-Sylviana Incar Tiga Elemen Masyarakat

Sabtu, 24 September 2016 | 18:28 WIB
MS
FH
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: FER
Agus-Sylviana berfoto bersama dengan tim dokter RSAL Mintohardjo yang akan melakukan pemeriksaan cagub dan cawagub DKI di halaman RSAL Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Sabtu 24 September 2016.
Agus-Sylviana berfoto bersama dengan tim dokter RSAL Mintohardjo yang akan melakukan pemeriksaan cagub dan cawagub DKI di halaman RSAL Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Sabtu 24 September 2016. (Lenny Tristia Tambun)

Jakarta - Pendukung pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni merasa percaya diri bahwa mereka akan mampu berkiprah baik di Pilgub Jakarta dan mengimbangi pasangan calon lain, khususnya pasangan petahana, Ahok-Djarot.

Wakil Bendahara Umum (Bendum) PKB, Bambang Susanto, menyatakan, pihaknya telah melakukan mapping kekuatan politik di Jakarta, sebelum akhirnya memilih Agus-Sylviana. Ditemukan fakta, harus ada figur alternatif di luar pasangan petahana, Ahok-Djarot.

"Setelah proses panjang, ketemu Agus. Memang belum pernah disurvei. Makanya disebut kejutan. Untuk itu kita akan kerja keras di sisa waktu ini," kata Bambang, Sabtu (24/9).

Pihaknya pun berkaca pada pengalaman Pilgub Jakarta 2012, dimana pasangan Jokowi-Ahok saat itu diprediksi takkan mungkin bisa mengalahkan petahana, Fauzi Bowo. Namun, di sisa waktu singkat sebelum pelaksanaan Pilgub, justru Jokowi-Ahok yang menang.

"Rakyat yang menentukan. Sekarang wajar kalau disangsikan. Cuma menurut kami, Agus punya modal yang bisa kita harapkan. Pendidikannya, keterampilan, dia dari militer juga. Begitupun pengalaman Sylviana di Birokrasi," imbuh Bambang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menyatakan, pihaknya memilih pasangan Agus Sylviana setelah melalui proses kajian yang matang dengan melakukan evaluasi, analisa dan simulasi. Pasangan itulah yang terkuat dibanding dengan bakal calon potensial lainnya.

Pihaknya menilai, Agus-Sylviana dapat saling melengkapi karena latar belakang mereka. Bagi koalisi parpol pengusung, kata Eddy, Agus adalah anak muda yang merupakan lulusan terbaik di militer. Sementara, lanjut dia, Sylviana akan berperan mengisi dengan pengalamannya sebagai birokrat senior yang memegang banyak jabatan di DKI Jakarta.

"Soal elektabilitas, apabila dilakukan sosialisasi dan banyak turun ke masyarakat, kami yakin akan meningkat cepat," ujar Eddy.

Ahmad Baidowi dari PPP menambahkan, kelebihan pasangan Agus-Sylviana yang mereka lihat adalah keduanya tak terkontaminasi masa lalu yang negatif. Secara khusus, Sylviana dipilih karena memperhatikan isu kesetaraan jender. Pengalaman Sylviana sebagai Kepala Satpol PP DKI Jakarta juga jadi poin plus karena dianggap bisa memberikan sentuhan humanis.

"Jadi kami sasar anak muda dengan sosok Agus, dan kalangan perempuan plus birokrasi yang mampu membenahi ibukota," tandas Baidowi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon