Hingga Oktober, Serapan ABPD Provinsi Bengkulu Hanya 50,76%
Selasa, 18 Oktober 2016 | 09:39 WIB
Bengkulu- Penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 Pemprov Bengkulu hingga bulan Oktober masih rendah yakni mencapai 50,76 persen dari total APBD sebesar Rp 2,4 triliun. Hal ini dapat membuat dana APBD tidak dapat dibelanjakan dengan baik sampai akhir anggatan 15 Desember nanti.
"Penyerapan APBD Provinsi Bengkulu 2016 ini, masih rendah baru mencapai 50,76 persen dari target 57 persen," kata Pelaksana tugas (Plt) Sekda Provinsi Bengkulu, Sudoto, di Bengkulu, Selasa (18/10).
Ia mengatakan, penyerapan APBD sebesar 50,76 persen, sebagian besar untuk belanja pegawai, termasuk gaji PNS dan tenaga honorer.
Sedangkan realisasi penyerapan belanja modal masih rendah. Hal ini karena proyek-poryek yang dibiayai APBD 2016, masih berjalan dan sebagian belum ditenderkan oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). "Jika proyek APBD 2016 sudah selesai dikerjakan kontraktor, maka penyerapan langsung melonjak," kata dia.
Sudoto berharap kepada SKPD di Pemprov Bengkulu untuk menggenjot pembangunan proyek dan segera membayar tagihan kontraktor, sehingga penyerapan anggaran 2016 dapat meningkat secara signifikan di sisa dua bulan ini.
"Saya minta kepala SKPD untuk mempercepat proyek-proyek APBD di instansi yang dipimpinnya agar dapat selesai tepat waktu sebelum 15 Desember mendatang," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




