Besok, Buruh Bakal Tutup Tol dan Akses Bandara
Kamis, 29 Maret 2012 | 15:00 WIB
"Jam sepuluh siap kembali besok. Kita buktikan kawan-kawan. Kita tutup jalan tol, kalau perlu bandara. Kalian adalah pejuang dan harapan bangsa. Kita berjuang besok. Situasi makin keras. Jangan gentar. Ayo kita berjuang."
Tidak menemukan titik temu pascabertemu dengan perwakilan DPR RI, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) mengancam menutup jalan tol dan Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (30/3) besok.
"Kami baru ketemu perwakilan DPR tadi. PDIP, Gerinda, Hanura, PKS menolak. Namun, yang lainnya belum menyatakan penolakan kenaikan harga BBM. Karena itu, kawan-kawan, besok kita datang ke tempat ini dengan kekuatan yang lebih banyak. Kita buktikan, kalau kita tidak main-main," ujar Presiden SPSI, Andi Nuwawea, di atas mobil komando dalam aksi unjuk rasa, di depan Gedung DPR RI, Kamis (29/3).
Dikatakan Andi, buruh akan datang besok pagi. Mereka akan bersama-sama berjuang menolak kenaikan harga BBM. Kalau DPR tak mendengarkan rakyat, tutup jalan tol dan Bandara.
"Jam sepuluh siap kembali besok. Kita buktikan kawan-kawan. Kita tutup jalan tol, kalau perlu bandara. Kalian adalah pejuang dan harapan bangsa. Kita berjuang besok. Situasi makin keras. Jangan gentar. Ayo kita berjuang," tandasnya.
Usai Andi berorasi, massa SPSI meninggalkan DPR dengan menggunakan belasan bus ke arah Slipi.
Sementara, ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat masih menyuarakan aspirasinya. Sambil membawa bendera dan spanduk, pengunjukrasa berteriak mengikuti instruksi komando menolak kenaikan BBM.
Tidak menemukan titik temu pascabertemu dengan perwakilan DPR RI, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) mengancam menutup jalan tol dan Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (30/3) besok.
"Kami baru ketemu perwakilan DPR tadi. PDIP, Gerinda, Hanura, PKS menolak. Namun, yang lainnya belum menyatakan penolakan kenaikan harga BBM. Karena itu, kawan-kawan, besok kita datang ke tempat ini dengan kekuatan yang lebih banyak. Kita buktikan, kalau kita tidak main-main," ujar Presiden SPSI, Andi Nuwawea, di atas mobil komando dalam aksi unjuk rasa, di depan Gedung DPR RI, Kamis (29/3).
Dikatakan Andi, buruh akan datang besok pagi. Mereka akan bersama-sama berjuang menolak kenaikan harga BBM. Kalau DPR tak mendengarkan rakyat, tutup jalan tol dan Bandara.
"Jam sepuluh siap kembali besok. Kita buktikan kawan-kawan. Kita tutup jalan tol, kalau perlu bandara. Kalian adalah pejuang dan harapan bangsa. Kita berjuang besok. Situasi makin keras. Jangan gentar. Ayo kita berjuang," tandasnya.
Usai Andi berorasi, massa SPSI meninggalkan DPR dengan menggunakan belasan bus ke arah Slipi.
Sementara, ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat masih menyuarakan aspirasinya. Sambil membawa bendera dan spanduk, pengunjukrasa berteriak mengikuti instruksi komando menolak kenaikan BBM.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




