Tifatul: Pokoknya PKS Anggota Koalisi

Jumat, 30 Maret 2012 | 04:50 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Tifatul Sembiring.
Tifatul Sembiring. (JG Photo/ Safir Makki)
Perintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada anggota kabinet agar tetap melaksanakan penaikan harga BBM bersubsidi.

Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring menegaskan PKS sebagai anggota koalisi akan tetap patuh pada kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Meskipun fraksi PKS di DPR masih menolak usulan tersebut.

"Pokoknya PKS itu anggota koalisi," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu, seusai menyambut kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (29/3).

Sementara itu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa menyatakan partai koalisi pendukung pemerintah tetap solid mendukung rencana penaikan harga BBM.

"Koalisi bagus, solid. Saya yakin mereka akan mendukung. kita baru  melaporkan. apa yang dihasilkan sekarangg menunjukkan implisit ada  kenaikan," tutur Menteri Koordinator Perekonomian itu.

Hatta menjelaskan Presiden SBY akhirnya memilih untuk menaikkan harga BBM dengan berat hati. Ditegaskannya, kenaikan harga itu merupakan pilihan terbaik bagi kepentingan rakyat.

"Pilihan sulit harus kita lakukan. Tidak ada presiden Indonesia yang tidak memikirkan kepentingan rakyatnya," tukas dia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Jero Wacik menambahkan Presiden SBY selama berkunjung ke luar negeri juga tetap memantau perkembangan demonstrasi menolak penaikan harga BBM di Tanah Air.

Dikatakan Jero, Yudhoyono dalam pertemuan tadi telah menginstruksikan kabinet untuk meneruskan rencana penaikan harga BBM dan tetap menjaga keamanan negara.

"Beliau sudah tahu semua karena setiap hari kita kasih laporan. Tapi sekarang kan beliau mau dengar langsung, " tutur Jero.

"Tidak dilarang demonstrasi, tapi harus tertib. Tetap jaga yang baik, tetap dikendalikan. Aparat keamanan harus tegas kalo anarkistis."

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon