Kunjungi Srengseng, Warga Keluhkan Banjir ke Djarot

Rabu, 11 Januari 2017 | 14:46 WIB
LT
FH
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FER
Cawagub DKI, Djarot Saiful Hidayat, berfoto bersama dengan warga saat blusukan kampanye di Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu, 11 Januari 2017.
Cawagub DKI, Djarot Saiful Hidayat, berfoto bersama dengan warga saat blusukan kampanye di Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu, 11 Januari 2017. (Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun)

Jakarta - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, melakukan blusukan kampanye ke Jalan Anggrek, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (11/1).

Saat tiba di lokasi dengan mengenakan kemeja kotak-kotak, Djarot langsung disambut warga. Selain meminta foto bersama, warga juga menggunakan kesempatan itu untuk mengeluhkan kawasan mereka yang kerap kali banjir bila terjadi hujan.

"Disini Pak Djarot. Sering banjir. Hujan sedikit langsung banjir Pak. Tolong ditindaklanjuti ya Pak. Supaya rumah kami enggak kebanjiran lagi," kata seorang warga Srengseng kepada Djarot.

Mendengar keluhan warga Srengseng, Djarot pun langsung menyidak kondisi saluran air yang ada di lokasi tersebut. Terlihat saluran air di permukiman warga berwarna hitam namun tidak banyak sampah.

Kemudian, Djarot, melihat kondisi permukaan tanah di Srengseng. Ternyata kontur tanahnya banyak yang naik turun. Sehingga air mengalir tidak lancar dan terhambat akibatnya timbul genangan air.

Ia melihat ada lahan kosong yang cukup luas namun permukaan tanahnya tidak rata. Lahan kosong ini kerap kali banjir yang akhirnya mengalirkan air ke permukiman warga.

"Tanah disini konturnya naik turun. Habis tinggi langsung rendah. Nah ini salah. Makanya tanah ini harus digali supaya rata dan air dapat mengalir lancar ke sungai," kata Djarot.

Lalu ia bertanya kepemilikan tanah tersebut. Warga menjawab lahan itu milik seorang warga Srengseng. Djarot pun menitipkan pesan kalau tanah tersebut dijual, tolong diberitahukan ke dirinya.

"Dijual enggak? Ini kalau dibangun RPTRA bagus nih. Kalau dibangun rumah, ya enggak ada lahan untuk serapan air hujan dong," ujarnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon