Anies Baswedan: Selama Ini Konsep Kebinekaan Dipandang Keliru

Selasa, 4 April 2017 | 11:16 WIB
B
AB
Penulis: BeritaSatu | Editor: AB
Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kanan) dan calon wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kedua kanan), bersama (kiri ke kanan) Rhoma Irama, Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dab Presiden PKS Sohibul Iman, dalam acara
Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kanan) dan calon wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kedua kanan), bersama (kiri ke kanan) Rhoma Irama, Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dab Presiden PKS Sohibul Iman, dalam acara "Dialog Kebangsaan" di Jakarta, Senin 3 April 2017. (Antara)

Jakarta - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan selama ini terjadi kekeliruan dalam memandang konsep kebinekaan. Sila ketiga Pancasila berbunyi "Persatuan Indonesia" yang berarti Indonesia harus menjaga persatuan karena terdiri dari bermacam suku, agama dan ras.

"Kebinekaan jangan dihomogenkan. Kita harus jaga fakta itu," ujar Anies saat menyampaikan pidato kebangsaan bertema "Persatuan Indonesia" di Jakarta, Senin (3/4) malam.

Menurut Anies, yang harus diperjuangkan saat ini adalah persatuan, bukan kebinekaan atau kemerdekaan yang saat ini merupakan fakta yang sudah ada.

"Kebinekaan dan kemerdekaan itu fakta, jangan diperjuangkan. Yang harus diperjuangkan persatuan dalam kebinekaan," tegas Anies. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon