Menjamu Arema, Madura United Tak Didukung Fans
Sabtu, 13 Mei 2017 | 20:57 WIB
Pamekasan - Madura United FC akan menghadapi Arema FC pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Minggu (14/5) tanpa dukungan suporter.
"Ini berdasarkan hasil koordinasi dengan petugas keamanan atas pertimbangan keamanan," kata Manajer Madura United FC Haruna Soemitro melalui Media Officer Tabri Syaifullah Munir, Sabtu (13/5) malam.
Jika Madura ingin membawa suporter ke Malang, petugas meminta agar dikawal aparat kepolisian polres yang ada di Madura, baik Polres Sumenep, Pamekasan, Sampang, maupun Polres Bangkalan.
Kebijakan ini, sambung Haruna, karena mobil yang dikendarai suporter Madura United yang datang ke Malang pernah dilempari batu oleh sekelompok orang berpakaian suporter Arema saat pertandingan lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.
"Mungkin karena pertimbangan itu, maka petugas meminta agar meminta pengawalan apabila hendak datang ke Malang," tutur Haruna.
Sementara, suporter Madura United FC dari kelompok Taretan Dhibi', Pecot Mania, Trunojoyo Mania dan K-Conk Mania, memilih untuk tidak datang ke Malang dan menggelar nonton bareng di masing-masing kabupaten di Pulau Madura.
"Kalau di Pamekasan nobar oleh kalangan suporter akan digelar di area monumen Arek Lancor, Pamekasan," kata pembina suporter Taretan Dhibi' Faisal Ibrahim.
Laga lanjutan Liga 1 antara Madura United FC melawan Arema FC akan digelar Minggu (14/5) kick off pukul 18.30 WIB di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur.
Sebanyak 25 pemain Madura United FC telah diboyong ke Malang guna menghadapi laga lanjutan itu, termasuk tiga pemain asing yakni Fabiano Beltram, Dane Melovanovic dan Peter Osaze Odemwingie.
Pada Sabtu malam, klub berjuluk "Laskar Sape Kerrap" ini telah melakukan uji coba lapangan di Stadion Kanjuruhan Malang.
"Kami berharap bisa membawa tiga poin, meski kami datang ke sini tanpa dukungan suporter," kata pelatih Madura United FC Mario Gomes De Oliviera.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




