Tertipu Umrah Murah, 400 Jamaah Polisikan Biro Travel H2O

Kamis, 7 September 2017 | 16:01 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Perwakilan 400 jamaah calon haji dan umrah yang menjadi korban penipuan biro perjalanan umrah berkedok investasi, PT Hidayah Hasyid Oetama (H2O) melapor ke Bareskrim Polri.
Perwakilan 400 jamaah calon haji dan umrah yang menjadi korban penipuan biro perjalanan umrah berkedok investasi, PT Hidayah Hasyid Oetama (H2O) melapor ke Bareskrim Polri. (beritasatu tv)

Jakarta - Perwakilan 400 jamaah calon haji dan umrah yang menjadi korban penipuan biro perjalanan umrah berkedok investasi, PT Hidayah Hasyid Oetama (H2O) melapor ke Bareskrim Polri.

"Dari Jamaah (korban penipuan) yang teridentifikasi masuk ke kita ada sekitar 400 orang dengan total dana Rp 11 miliar," ujar kuasa hukum para korban, Septi Indiah Rahayu, di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (6/9).

Menurut Septi, kliennya melapor karena tidak kunjung diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah sejak 2014. Bahkan menurut dia, jumlah jamaah yang tidak berangkat mencapai 700 orang.

Dalam laporan tersebut pimpinan PT H2O dilaporkan dengan dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, dan pencucian uang.

Menurut Septi, H2O ini telah beroperasi sejak 2012 dan menawarkan paket promo haji dan umrah murah dengan skema investasi.

H2O menawarkan calon jamaahnya dengan biaya investasi untuk ongkos haji plus hanya dengan Rp 50 juta dan umrah Rp 4 juta. Kemudian pada 2013, H2O memberangkatkan 18 orang jamaahnya ke Tanah Suci.

"Pada 2013 mereka berhasil memberangkatkan 18 orang dan itu jadi magnet bagi yang lain," kata Septi.

Promo yang gencar membuat H2O mendapatkan 500 orang jamaah untuk umrah dan 200 orang untuk haji plus pada tahun 2013 hingga 2015. "Tapi pas jatuh tempo di tahun 2014, 2015 dan 2016, tidak ada jamaah yang diberangkatkan," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon