Laporan Dirdik KPK, Pemred Kompas TV Akan Diperiksa
Selasa, 26 September 2017 | 16:40 WIB
Jakarta - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, berencana memeriksa Pemimpin Redaksi Kompas TV Rosianna Silalahi dan Presenter Kompas TV Aiman Witjaksono sebagai saksi, terkait laporan Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Aris Budiman tentang dugaan pencemaran nama baik di media elektronik.
"Itu cuma diundang saja sebagai saksi. Betul, saya membenarkan diundang sebagai saksi atas laporannya pak Aris Budiman terkait penyampaian Donal Fariz," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Adi Deriyan, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (26/9).
Dikatakannya, Donal Fariz merupakan terlapor terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dibuat Aris Budiman.
"Kita tidak punya masalah dengan Kompas. Laporan mas Aris adalah melaporkan Donal Faris karena Donal Fariz telah menyampaikan hal-hal yang menurut mas Aris tidak benar. Pihak Kompas itu kita butuhkan keterangannya untuk memberikan kesaksian," ungkapnya.
Ia menyampaikan, status Donal Fariz dalam kasus ini masih terlapor. Kasusnya sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan. "Terlapor. Sudah naik ke penyidikan," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya memanggil Rosianna dan Aiman sebagai saksi terkait dugaan perkara pencemaran nama baik melalui media elektronik, di Mapolda Metro Jaya, pukul 10.00 WIB, Jumat (29/9) mendatang.
Diketahui, Aris Budiman melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang terjadi di dalam pemberitaan media massa, salah satunya terkait wawancara eksklusif pada program Aiman Kompas TV dengan nara sumber Koordinator Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch, Donal Fariz.
Pada program itu, Donal diduga mengatakan ada sejumlah penyidik dan seorang direktur di internal KPK yang berkali-kali menemui anggota Komisi Hukum KPK terkait perkara korupsi e-KTP.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




