3 Jam, Relawan Jabar Juara Kumpulkan Rp 60 Juta untuk Kampanye Ridwan Kamil

Minggu, 19 November 2017 | 11:31 WIB
AB
AB
Penulis: Anselmus Bata | Editor: AB
Relawan Jabar Juara.
Relawan Jabar Juara. (Antara)

Bandung - Dalam waktu tiga jam, Relawan Jabar Juara, berhasil mengumpulkan sumbangan (udunan) sekitar Rp 60 juta dari warga Jawa Barat yang mendatangi area car free day (CFD) di Buah Batu, Bandung, Jawa Barat, Minggu (19/11).

Ajang CFD sekaligus digunakan untuk sosialisasi udunan Warga ini, sekaligus menjadi pembuka gerakan tersebut. Udunan pertama diserahkan seorang warga bernama Sunarti yang mentransfer Rp 50.000 ke rekening udunan warga sebagai bentuk dukungan kepada Ridwan Kamil, bakal calon gubernur Jawa Barat 2018-2023.

Sunarti menyatakan niatnya berpartisipasi dalam udunan warga relawan Jabar Juara ini semata-mata karena melihat hasil kerja Kang Emil--sapaan akrab Ridwan Kamil--selama menjadi wali kota Bandung.

"Sebagai warga Bandung dan Jawa Barat, saya tadi telah memberikan donasi secukupnya untuk relawan Jabar Juara agar dapat bergerak menyosialisasikan program-program Kang Emil menuju Jabar Juara," jelasnya.

Koordinator Relawan Jabar Juara, Moch Hanief, menyatakan udunan warga merupakan salah satu terobosan program dari relawan Jabar Juara dalam menggalang dana masyarakat untuk kampanye dengan konsep "dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat". Udunan warga didasari kebutuhan pendanaan kampanye Jawa Barat yang sangat besar, khususnya untuk kebutuhan sosialisasi Ridwan Kamil sebagai salah satu bakal calon gubernur.

Program udunan warga adalah pengumpulan dana secara online dan offline. Warga yang ingin menyumbang dapat mengakses web www.jabarjuara.id.

Program penggalangan dana dengan konsep udunan warga yang diinisiasi relawan Jabar Juara diharapkan dapat mengumpulkan dana yang diperlukan oleh dan meningkatkan partisipasi publik warga Jawa Barat dalam pendanaan kampanye yang transparan dan demokratis.

"Kami ingin warga menjadi pemeran utama dalam pendanaan demokrasi, sehingga ke depan, kandidat yang menang hanya berutang pada cita-cita warga, bukan kepada pihak-pihak tertentu yang sering menjadi ATM calon kepala daerah," tegas Hanief.

Udunan warga, lanjutnya, juga merupakan ikhtiar untuk penggalangan dana secara transparan, terpercaya, dan efisien. "Kami ingin bersama-sama mengedukasi warga untuk ikut serta dalam sistem pendanaan politik agar ke depan kualitas demokrasi kita semakin meningkat," ujarnya.

Selain menggalang dana secara online, pihaknya juga akan mengumpulkkan sumbangan secara offline, misalnya di area-area publik yang mudah diakses masyarakat.

Jumlah sumbangan perorangan dibatasi mulai dari Rp 10.000 hingga maksimal Rp 75 juta. sedangkan untuk perusahaan maksimal Rp 750 juta. Teknis sumbangan diberikan oleh para penyumbang melalui kartu debit, kartu kredit, atau setoran tunai melalui bank.

Loket-loket udunan warga nantinya akan tersedia di beberapa lokasi strategis di beberapa kota di Jawa Barat. Udunan warga diharapkan dapat mengurangi praktik-praktik pendanaan pilkada yang tidak transparan, gelap, dan menjurus pada praktik gratifikasi. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon