Kementerian Kelautan dan Perikanan Bantu Pemkab Batang

Minggu, 22 April 2018 | 22:51 WIB
AP
AO
Penulis: Asni Ovier Dengen Paluin | Editor: AO
Direktur Bina Mutu Direktorat Jenderal Penguat dan Daya Saing Produk Kementerian Kelautan dan Perikanan Ines Ramaniya (ke-8 dari kiri) bersama Bupati Batang Wihaji dan jajaran pejabat Pemkab Batang berfoto bersama di tempat wisata Dholpin Center, Pantai Sigandu, Batang, Jawa Tengah, Minggu, 22 April 2018.
Direktur Bina Mutu Direktorat Jenderal Penguat dan Daya Saing Produk Kementerian Kelautan dan Perikanan Ines Ramaniya (ke-8 dari kiri) bersama Bupati Batang Wihaji dan jajaran pejabat Pemkab Batang berfoto bersama di tempat wisata Dholpin Center, Pantai Sigandu, Batang, Jawa Tengah, Minggu, 22 April 2018. (Istimewa/as)

Batang - Direktur Bina Mutu Direktorat Jenderal Penguat dan Daya Saing Produk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ines Ramaniya mengatakan, pemerintah berkomitmen membantu pemerintah daerah yang memiliki program yang sama pada bidang kelautan dan perikanan, termasuk Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

"Bantuan itu termasuk usulan penambahan dana bantuan tempat pelelangan ikan (TPI) yang bersih dan sehat pada Pemda Batang. Bupati Batang Wihaji telah minta tolong kepada saya untuk menyampaikan dana bantuan program itu kepada Bu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Red)," katanya di Tempat Wisata Dholpin Center Pantai Sigandu, Batang, Jawa Tengah, Minggu (22/4).

Kendati demikian, kata dia, masalah pengajuan bantuan dana tambahan TPI higienis tersebut akan menjadi kebijakan penuh Menteri Kelautan dan Perikananan Susi Pudjiastuti. Ines juga menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Pemerintah Kabupaten Batang terkait dengan diraihnya rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) terhadap sajian 17.650 pepes ikan.

Terkait pengajuan dana bantuan tambahan pada program perikanan di Kabupaten Batang, kata dia, pemerintah pusat akan menunggu permintaan yang dibutuhkan pada pemda setempat. "Pemerintah hanya menunggu usulan-usulan oleh pemda. Pemerintah pusat akan mengkaji usulan tersebut dan jika memang dibutuhkan maka akan kami bantu," katanya.

Menurut dia, kondisi pelabuhan perikanan Kabupaten Batang memiliki potensi yang cukup bagus karena adanya perpaduan pengembangan pantai dan laut. "Jika hal itu dipadukan maka akan menjadi daya tarik wisatawan. Jika Pekalongan memiliki daya tarik batik, maka Kabupaten Batang dapat menyuguhkan perpaduan pengembangan pantai dan laut," katanya.

Ines juga mengaku terkejut setelah melihat potensi Pantai Sigandu yang memiliki daya tarik wisata luar biasa serta dipadukan dengan arena wisata Dolphin Center. "Saya baru tahu jika Batang memiliki potensi pariwisata laut yang luar biasa. Oleh karena itu, kami bertanya, mengapa tidak melakukan kerja sama dengan biro perjalanan wisata agar pariwisata setempat dipaketkan dengan wisata daerah lain, seperti Semarang," katanya.

Bupati Batang Wihaji mengatakan, pihaknya akan mengajukan penambahan alokasi anggaran untuk pelabuhan ikan higienis. Hal itu merupakan program dari pemerintah pusat, karena nelayan Batang lumayan banyak, di atas 10.000 orang, sehingga kebutuhannya juga tinggi.

"Pemkab Batang membangun pelanuhan ikan yang bagus, tetapi juga bisa menjadi tempat wisata karena program kami Visit to Batang 2022 sebagai Heaven of Asia. Sehingga, setiap momentum dan apa yang kita bangun harus ada nilai pariwisata," kata Wihaji

Karena Kementraian Kelautan dan Perikanan sudah membuka diri, maka pihaknya akan menindak lanjuti apa yang menjadi syarat untuk dipenuhi lalu diserahkan pemerintah pusat. Pemkab akan membantu program pusat untuk mencairkan bantuan ke Batang.

"Memang kami sudah dibantu Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pelabuhan ikan higiensi sebesar Rp 1 miliar. Tetapi, kalau bisa, besaran bantuan sampai Rp 5 miliar agar pelabuhannya bagus dan nelayannya juga tambah sejahtera," kata Wihaji.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon