Mitsubishi Naikkan Kapasitas Produksi Xpander Jadi 10.000 Unit
Rabu, 25 April 2018 | 15:16 WIB
Jakarta - Sejak diluncurkan pada Agustus 2017, Mitsubishi Xpander telah memperoleh lebih dari 66.000 angka pemesanan. Penjualan bulannnya juga menjadi salah satu yang tertinggi menyaingi Toyota Avanza yang sama-sama bersaing di segmen Low MPV.
Untuk memenuhi permintaan masyarakat terhadap Xpander yang semakin meningkat, Mitsubishi berencana menaikan kapasitas produksi Xpander yang dirakit di pabrik manufaktur baru PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) di kawasan industri GIIC Deltamas, Bekasi. Mulai Juli 2018 nanti, produksinya akan ditingkatkan menjadi 10.000 unit per bulan.
"Produksi Xpander sebelumnya sudah ditingkatkan dari 5.000 unit menjadi 8.000 unit per bulan. Namun ternyata permintaannya di luar ekspektasi kami, sehingga kami harus meningkatkannya lagi menjadi 10.000 unit per bulan," kata Chief Executive Mitsubishi Motors, Osamu Masuko, di acara Mitsubishi Xpander Export Ceremony, di IPC Car Terminal, Jakarta, Rabu (25/4).
Dari total produksi tersebut, Osamu mengatakan 70 persennya akan dialokasikan untuk memenuhi pasar dalam negeri, sementara sisanya untuk diekspor ke berbagai negara di kawasan Asean hingga Timur Tengah.
Untuk kegiatan ekspor Xpander, sebanyak 400 unit telah diekspor ke Filipina. Hingga akhir 2018, Mitsubishi menargetkan bisa mengekspor sebanyak 30.000 unit Xpander, dan jumlahnya akan terus ditingkatkan pada tahun mendatang.
"Ekspor Xpander seharusnya sudah dimulai pada Januari 2018, namun baru bisa kita lakukan di April ini. Kita ingin memenuhi permintaan konsumen di Indonesia dulu karena sampai sekarang masih ada yang inden," tutur Osamu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




