FDR Ditemukan, DPR Desak Investigasi Sukhoi Dipercepat

Kamis, 31 Mei 2012 | 12:34 WIB
EC
B
Penulis: Ezra Sihite/ Wisnu Cipto | Editor: B1
Alexander Yablontsev (kiri), pilot pertama di dunia yang menerbangkan Sukhoi Superjet 100. Foto diambil dalam joy flight pertama dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta. Pesawat itu hilang dari radar dalam joy flight kedua. FOTO: Sergey Dolya
Alexander Yablontsev (kiri), pilot pertama di dunia yang menerbangkan Sukhoi Superjet 100. Foto diambil dalam joy flight pertama dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta. Pesawat itu hilang dari radar dalam joy flight kedua. FOTO: Sergey Dolya
Agar KNKT tetap menjaga independensi dan tak diintervensi pihak manapun termasuk dari pihak Rusia.

Komisi V DPR RI berharap dengan ditemukannya rekaman data penerbangan (FDR) pesawat Sukhoi Superjet 100, dapat mendorong percepatan investigasi terhadap pesawat buatan Rusia yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Salak, Bogor.
 
"Kami harapkan agar Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tidak terlalu lama mengumumkan hasilnya agar masyarakat luas dapat  mengetahuinya," kata anggota Komisi V Saleh Husin, dari Fraksi Hanura, di Jakarta, hari ini.
 
Menurut dia, melalui penemuan FDR itu maka hasil investigasi musabab kecelakaan pesawat Sukhoi seharusnya segera dapat diungkapkan.

Namun, Saleh meminta agar KNKT tetap menjaga independensi dan tak diintervensi pihak manapun termasuk dari pihak Rusia. "Agar hasil investigasinya benar-benar obyektif," tegas dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon