Kasus Pelesetan Mars ABRI, Robet Minta Maaf

Kamis, 7 Maret 2019 | 19:08 WIB
HA
B
Penulis: Heru Andriyanto | Editor: B1
Robertus Robet.
Robertus Robet. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Aktivis Robertus Robet memberikan klarifikasi dan meminta maaf setelah dia ditetapkan tersangka karena menyanyikan lagu pelesetan Mars ABRI saat demonstrasi di Jakarta, 28 Februari 2019 lalu.

Dalam video pernyataannya yang diterima Beritasatu.com, Kamis (7/3/2019), dosen Sosiologi Universitas Negeri Jakarta itu mengatakan lagu yang dia nyanyikan adalah kritik terhadap militer di masa lalu, bukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang sekarang.

"Lagu dalam orasi tersebut bukanlah lagu saya, juga bukan saya yang membuat, melainkan sebuah lagu yang populer saat gerakan mahasiswa di tahun 1998,' kata Robet.

"Asal usul lagu tersebut sebenarnya juga sudah saya jelaskan dalam pengantar saya dalam orasi tersebut, namun sayangnya tidak ada dalam rekaman video tersebut."

Baca juga: Pelesetan Mars ABRI, Aktivis Dijerat Pasal Berlapis

Robet mengatakan dia justru mengapresiasi TNI yang sudah banyak melakukan upaya reformasi.

"Lagu itu dimaksudkan sebagai kritik saya terhadap ABRI di masa lampau, bukan terhadap TNI di masa kini. Apalagi dimaksudkan untuk menghina profesi dan organisasi institusi TNI," jelasnya.

"Sebagai dosen saya sungguh tahu persis upaya-upaya reformasi yang sudah dilakukan TNI. Dan dalam banyak hal saya justru memuji dan memberikan apresiasi upaya-upaya reformasi yang dilakukan oleh TNI yang lebih maju dibandingkan dengan yang lainnya."



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon