Irgan Chairul Mahfidz Bantah Keterlibatannya dalam Kasus DPID
Rabu, 18 Juli 2012 | 11:27 WIB
Wakil Ketua Komisi IX, Irgan Chairul Mahfidz, membantah keterlibatannya meloloskan anggaran Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) untuk sejumlah daerah.
"Saya bukan Ketua Banggar (Badan Anggaran), bukan anggota Banggar, dimana bisa bertemu dan menyebut-nyebut saya. Itu kesaksian omong kosong, ini jadi beban saya dan juga keluarga saya," kata Irgan ketika dihubungi wartawan, Rabu (18/7).
Sebelumnya, Fadh A Rafiq dalam kesaksiannya di sidang tindak pidana korupsi (tipikor) terkait kasus DPID menyebutkan Haris Surahman pernah menawarkan politikus PPP itu untuk mengurus alokasi DPID tiga kabupaten di Nanggroe Aceh Darussalam.
Namun, Haris akhirnya memutuskan meminta 'bantuan' Wa Ode Nurhayati, anggota fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), untuk memuluskan penganggaran tersebut.
Irgan menambahkan, dia tidak pernah mengenal Fadh. Sekjen PPP ini mengatakan kesaksian Fadh jauh dari kebenaran.
"Enak sekali ngomong, coba sebut yang mana, saya tidak kenal sama sekali," lanjutnya.
Dia mengatakan, pelibatan dirinya dengan kasus tersebut membuat malu keluarganya. Irgan juga menduga pihak-pihak yang menyebutnya ingin melebarkan kasus ini ke partai lain selain PAN.
"Saya siap diperiksa (KPK), saya harus buktikan (tidak terlibat)," kata anggota Komisi IX DPR itu.
"Saya bukan Ketua Banggar (Badan Anggaran), bukan anggota Banggar, dimana bisa bertemu dan menyebut-nyebut saya. Itu kesaksian omong kosong, ini jadi beban saya dan juga keluarga saya," kata Irgan ketika dihubungi wartawan, Rabu (18/7).
Sebelumnya, Fadh A Rafiq dalam kesaksiannya di sidang tindak pidana korupsi (tipikor) terkait kasus DPID menyebutkan Haris Surahman pernah menawarkan politikus PPP itu untuk mengurus alokasi DPID tiga kabupaten di Nanggroe Aceh Darussalam.
Namun, Haris akhirnya memutuskan meminta 'bantuan' Wa Ode Nurhayati, anggota fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), untuk memuluskan penganggaran tersebut.
Irgan menambahkan, dia tidak pernah mengenal Fadh. Sekjen PPP ini mengatakan kesaksian Fadh jauh dari kebenaran.
"Enak sekali ngomong, coba sebut yang mana, saya tidak kenal sama sekali," lanjutnya.
Dia mengatakan, pelibatan dirinya dengan kasus tersebut membuat malu keluarganya. Irgan juga menduga pihak-pihak yang menyebutnya ingin melebarkan kasus ini ke partai lain selain PAN.
"Saya siap diperiksa (KPK), saya harus buktikan (tidak terlibat)," kata anggota Komisi IX DPR itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




