Jadi Klaster Penularan, 1.000 Pedagang Pasar Cileungsi Jalani Rapid Test
Selasa, 16 Juni 2020 | 17:44 WIB
Bogor, Beritasatu.com – Setelah beberapa waktu lalu mendapat penolakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar rapid test di Pasar Cileungsi. Lebih dari 1.000 alat tes disiapkan dengan mengambil sampel pedagang dan pengunjung pasar, usai Pasar Cileungsi menjadi salah satu klaster penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor.
Direktur Utama PD Pasar Tohaga, Haris Setiawan menjelaskan, tes dilakukan sebagai upaya untuk meyakinkan Pasar Cileungsi aman, apabila terdapat pedagang menunjukkan hasil reaktif, maka akan langsung dilakukan swab test.
"Beberapa waktu lalu memang ada penolakan dari pedagang. Itu miskomunikasi saja. Hari ini tes bisa dilakukan, atas kerja sama antara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor dengan BIN," kata Haris, Selasa (16/6/2020).
Melihat beberapa kios pedagang yang tutup, kata Haris, pihaknya akan melakukan jemput bola ke para pedagang, untuk memastikan mereka terpapar Covid-19 atau tidak.
Haris menduga, pedagang menutup kiosnya karena mengetahui akan ada tes massal di Pasar Cileungsi, karena sebelum tes pihak PD Pasar melakukan sosialisasi terlebih dahulu, agar tidak ada penolakan dari pedagang.
"Sebenarnya sasaran utamanya itu pedagang, jangan sampai ada pedagang yang terpapar tapi tetap berdagang. Sekaligus memberi ketenangan kepada pengunjung. Tes ini kan murni untuk memutus mata rantai Covid-19," tegas Haris.
Setelah Cileungsi, rapid test juga akan dilakukan di Pasar Citeureup, Pasar Parung, Pasar Ciawi, Pasar Cisarua, Pasar Leuwiliang, Pasar Citayam, Pasar Parungpanjang, Pasar Cigudeg dan Pasar Jonggol.
"Sudah tersusun daftarnya. Tinggal menunggu jadwal pastinya saja kapan. Bertahap lah, kan yang kita kelola ada 30 pasar tradisional," kata dia.
Diketahui, Pasar Cileungsi menjadi klaster penularan Covid-19 usai seorang pedagang daging positif terpapar, hingga menulari keluarga, hingga para tetangga yang keseluruhan berjumlah 32 orang. Pedagang daging itu sendiri sudah meninggal dunia belum lama ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




